FORUM PORNA DOKKES

INI KARANG Dr Iwqan Kombes Purn untuk dijakan

tambahan info di usia lanjut

komentra diharaokan

Ayo Para Usia Lanjut Tingkatkan Semangat Kemerdekaanmu !

OPINI | 18 August 2010 | 01:40 Dibaca: 124    Komentar: 6    0

 
 

Pada pagi hari ini 18 Agustus 2010, saya masih melihat Acara dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-65 di Metro TV, suatu acara yang sejak kemarin saat hari peringatan 17 Agustus 2010, suatu acara yang menarik berjudul ” Yang Muda Yang Berkarya”, ditampilkan prestasi anak-anak muda*ill 001, Bangsa Indonesia yang menjadi juara dalam Olimpiade Internasional  Metamatika  asuhan Prof DR Surya,kemudian ada acara memecahkan soal Metametik bagi siswa siswi dari Papua ,juga dihadiri oleh Prof DR Surya.

*ill 001

Setelah melihat acara tersebut, terlintas daya Benak saya, Mana acara “Yang Lanjut Usia Yang Berkarya”, mengapa tidak ada, yang ada para lanjut Usia *ill 002, yang diberikan Tanda Penghargaan Bintang Mahaputra dalam berbagai tingkatan Oleh Pemerintah Presiden SBY,juga tokoh-tokoh Olah Raga yang Senior,mungkin atas usulan Menteri Pemuda dan Olah raga Kita.

*ill 002

Apakan Kaum Lanjut Usia hanya diingat sejarah dari  prestasi yang telah dicapainya pada masa muda dulu dan apakah Lanjut Usia harus duduk santai di Kursi Goyang sambil minum kopi menonton Televisi dan menikmati masa pensiunnya saja ?

Kalau kita mengadakan Studi Perbandingan perhatian pemerintah dan kaum Muda terhadap anak-anak & anak Muda dan Orang Lanjut Usia, didapatkan beberapa persamaan dan  perbedaan sebagai berikut :

1.  Persamaan

Sama-sama memiliki Komisi, yaitu Komisi Anak dibawah pimpinan Kak Seto, Doktor ahli Psikologi Anak dengan kiprahnya sehingga hampir seluruh Bangsa Indonesia telah mengenalnya dan Komisi Lanjut Usia  ,  maaf saya belum tahu nama ketuanya ,karena kiprahnya belum saya pernah  lihat , mungkin karena pikun , mohon maaf Bapak Ketua Komisi Lanjut Usia.

2.Perbedaan

Anak-anak dan anak Muda telah memiliki Menteri yang mengkoordinir kegiatan mereka yaitu Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan  dan Perlindungan Ibu dan Anak.(maaf jika keliru-pen) dan Menteri Pemuda dan Olah raga, tetapi belum ada menteri yang khusus mengkoordinir kegiatan lanjut Usia, Apakah lanjut Usia tinggal bersantai-santai  menikmati hidup sambil menunggu dipanggil oleh Yang Maha Kuasa? .Di Australia  sudah ada Menteri yang mengkoordinir kegiatan lanjut usia namanya Menteri Kependudukan dan Lanjut Usia ( Hal ini terungkap  saat dulu pernah berencana mengadakan studi perbandingan, tentang Lansia, tapi gagal karena ditentang oleh berbagai pihak,tidak ada sponsor  dan situasi Resesi Multikompleks tahun 1998 -pen)

sehubungan dengan hal tersebut diatas saya terpanggil menulis artikel ini dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-65 dalam tujuan meningkatkan Semangat Kemerdekaan Para Lanjut Usia, kisahnya sebagai berikut :

1.Kisah Para Lanjut Usia Yang Tetap Aktif Berkarya:

(1) Kakak kandung saya,seorang dokter Spesialis Mikrobiologi Klinis, yang dikenal sebagai Ahli Kuman yang langka dan jumlahnya sangat sedikit di Indonesia, tetap berkarya aktif walaupun umurnya sudah tujuh puluh tahun, ia tetap mengajar dan malah sampai kenegara tetangga Malaysia. saya salut kepadanya walaupun usianya lima tahun lebih dari saya,masih tetap kreatif berkiprah dan masih sehat  lhanir dn batin. Ia pantas dicontoh para lanjut Usia.

(2) Ayah teman saya, almarhum Prof.DR  spesialis Kesehatan Anak, tetap berkarya aktif sampai dipanggil oleh yang Mahakuasa ,saat terakhir masih memberikan kuliah dan Seminar pada umur delapan puluh tahun. Semoga pahlawan Pendidikan ini diberikan Bintang Jasa Pendidikan yang sampai sekarang belum diterimanya,karena beliaulah yang membangun Ilmu  Kesehatan  Anak (beliau merubah istilah kedokteran Anak ,menjadi Kesehatan Anak-pen) di Fakultas Kedokteran UI ,pasti murid-muridnya sudah jadi Profesor juga saat ini, tapi mungkin sedemikian  sibuk lupa kepada jasa-jasa Guru dan Pembimbing mereka.kalau penasaran tanya pada Kombespol Dr Victor Pujiadi Sp Bedah, putra beliau yang masih aktif di BNN (Badan Narkotika Nasional) POLRI.

(3) Seorang senior saya yang tetap aktif berkarya walaupun sudah lima tahun pensiun, tetapi sangat malang karena  Kombespol(P) yang demikian potensial dipanggil oleh Yang Mahakuasa dalam usia yang belum terlalu lanjut,akibat ditabrak mobil pengandara Mabuk ditengah jalan yang sepi ,saat ia latihan Olah Raga  Sepeda di pagi hari. Sungguh POLRI kehilangan seorang Usia Lanjut   yang sangat kreatif.

(4) Seorang senior saya yang juga sangat kreatif , pensiun dengan pangkat KOMBES POL(P) ,tetap kreatif menjadi kepala rumah sakit , semasa masih aktif beliau belum pernah mengelutinya,biasanya hanya memimipin  RS kecil sekarang RS besar. Dalam tiga bulan ,suatu hari beliau merasa pusing dan tiba-tiba meninggal dunia, saya sangat terlambat mengetahuinya dan sangat terkejut sehingga jadi lebih hati-hati berkreasi disaat Lanjut Usia.

(5) Salah seorang teman seangkatan ,tetapi ia lebih tinggi  pangkatnya  jadi Jendral saya tetap statis karena tidak ada lowongan untuk naik pangkat saat itu POLRI  dibawah ABRI. Teman saya tersebut sampai saat ini tetap kreatif walaupun umurnya sama dengan saya 65 tahun, ia tetap tegar menghadapi segala terpaan dan saat ini telah menjadi tokoh idola anak muda, namanya  pasti sudah kenal pembaca , beliau adalah salah seorang wakil ketua KPK yang masih aktif saat ini,kendatipun diisukan juga terlibat korupsi. Pak BSR tetap bersemangat, saya mengenal anda saat kami  bersama-sama meningkatan kelas RS POLDA dan POLRI dulu sekitar tahun 1996-1997. Tetap tegar Pak BSR , Tuhan selalu dibelakang anda , jika Anda  berbuat yang benar.Salam sudah lama tak jumpa.

(6)Bekas Pimpinan saya berpangkat Birgadir Jendral Purnairawan, walapun sudah pensiun hampir lima belas tahun masih tetap sehat karena tiga kali seminggu tetap berolah raga Tennis yang sangat ia cintai. selamat Pak,awas tiga orang teman saya meninggal dunia dilapangan tennis, lebih santai ya Pak.

2.  Kisah lanjut Usia Yang Tidak Kreatif

Lebih dari delapan teman-teman sekerja saya dan pensiun berbarengan dalam tempo lebih kurang satu sampai tiga tahun baik aktif maupun pasif telah dipanggil oleh Tuhan Yang Mahakuas oleh karena berbagai macam penyakit yang saat masih aktif tidak kelihatan. Malah kemarin malam salah seorang kenalan saya dalam umur 75 tahun dan masih aktif tiba-tiba menderita kanker usus ganas dan dalam dua bulan telah  Meninggal Kita Semua kembali kepangkuan Yang Mahakuasa.

2) Ada senior saya berpangkat Brigadir Jendral Prunawirawan berkata kepada saya bawa ia sudah membaca seluruh terbitan surat kabar yang ada sambil nonton TV, hari baru Jam sepuluh pagi dan sisa waktu sangat lambat jalannya, tetapi saya lihat ia masih sehat-sehat saja.*ill 003

*ill 003

Berpedoman dengan kisah tersebut diatas, saya mengajak para lanjut Usia untuk tetap Kreatif,tetapi harus menyesuaikan dengan kondisi kesehatan kita, jangan terlalu santai malah nati timbul banyak penyakit akibat sistem tubuh tidak diberikan beban kerja maka sistem Umpan Balik dari sistem di saraf Pusat khususnya di Batang otak akan jadi malas dan akan muncul berbagai kelainan yang belum diketahui penyebabnya seperti Alzaemer (penyakit Lupa yang diderita Ex Presiden Amerika Serikat Ronal Reagen-pen), sindroma Parkinson (Penyakit Kaku alat Gerak dan Mimik Muka seperti yang diderita Mohamad Ali-pen) atau kelainan-kelainan lainnya.

Kreatifitas Usia Lanjut , dapat disalurkan melalui Hobi , seperti Menulis (saya pengikutnya-pen), Berpergian TKomunikasi Modern seperti FB,Twitter, Google untuk membuat blog seperi google.com, wordpress.com.Kompasian.com dan sebagainya tunjukan kiprah anda dan tetap aktif serta kreatif walaupun di Usia Lanjut ,yakinkan Pemerintah bahwa Lanjut Usia masih bisa Berbakti kepada Nusa dan Bangsa seperti kata  superheroku pelukis terkenal Amerhum Affandi, bahwa ia akan kreatif salama Hayat masih Dikandung Badan, terus berkreasi walaupun tidak ada yang menghargainya, ia akan tetap berkreasi untuk mengharumkan nama Bangsa dan Negara kendatipun ia pernah kecewa karena Pemerintah tidak mengabulkan permohonan bea siswa  untuk belajar melukis ke Paris tempo dulu.

Apabila seluruh kaum Usia Lanjut yang masih sehat terus berkarya untuk Nusa dan Bangsa ,mungkin Presiden Kita SBY akan segera mendirikan Kementerian Negara khusus, dengan nama “Kementerian Negara Kependudukan dan Usia Lanjut “seperti di Australia .

 Tentunya dimulai terlebih dahulu peningkatan kiprah Komite Lanjut Usia yang masih muda usianya , silahkan  contoh Kreasi  Komisi Anak dibawah pimpina Kak Seto. saya mohon maaf jika ada pihak-pihak yang merasa tulisan ini kurang pantas dan menyakitkan hati, percayalah maksud tulisan ini tulus  muncul dari lubuk hati saya yang paling dalam demi masa depan Kaum Lanjut Usia.

(PS. seluruh illustrasi adlah koleksi pribadi patung tua yang lucu dan magis,maaf bila yang dilustrasikan kurang berkenan,maksudnya biar bacanya lebih afdol saja.-pen)

Selesai@hak cipta Dr Iwan Suwandy 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s