FORUM KOMUNIKASI PURNADOKKES:KISAH KENANGAN MANIS PURNADOKKES 1

editor

Kombespol(p) Dr Iwan suwandy,MHA

email editor

iwansuwandy@gmail.com

fb(facebook) Iwan Suwandy

hALLO TEMAN-TEMAN PURNAWIRAWAN dOKKES SILAHKAN MENGIRIM KISAH KEANGAN MANIS ANDA SELAMA JADI ANGGOTA polri, SEBAGAI CONTOH SILAHKAN MEMBACA KISAH KARANGAN EDITOR DIBAWAH INI

kisah keangan maNiS dengan sahabat dilingkungan Polri

Oleh

Kombespol(P) Dr Iwan Suwandy,MHA

Saya masih ingat saat ada bebrapa angota PUSDOKKES yang baru menyelesaikan pendidikan Sekolah Perwira protes atas kebijakan Kadiskokkes POLRI untuk di tempatkan sluruhnya menjadi Perwira DOKKES Korps Brimob, mereka bertanya apakah yang anda peroleh bila bertugas disana, saya menjawab

SAHABAT SEJATI ANGGOTA POLRI UMUMNYA DAN BRIMOB KHUSUSNYA

untuk membuktikan hal tersebut marilah membaca 

KISAH KENANGAN MANIS BERSAMA PARA SAHABAT DILINGKUNGAN POLRI

 dibawah ini

kiSAH INI SAYA TULIS UNTUK SELURUH SAHABAT SAY DILINGKUNGAN polri BAIK SENIOR, TEMAN SATU ANGKATAN DAN JUGA PARA JUNIOR

semoga kenangan manis ini berkenan bagi seluruh sahabat dan anggota dokkes

mari kita mulai

Saya adalah putra ketiga seorang anaka desa kota Pajakumbuh Sumatera barat yang merantau ke kota Padang untuk menuntut ilmu sekolah MULO atas bantuan pamannya sambil bekerja diperusahan roti tidur diatas tumpukan karung terigu digudang sampai tamt dan bekerja di perusahan BUMN Hindia belanda yang kemudian bernama Panca Niaga yang loksainya tepat disamping rumah keluarga yang saat ini sudah dijual dan dijadikan hotel yang Amabacang yang ambruk saat gempa besar tahun 2010 tetapi sudah dibangun lagi.

Ayah diambil mantu oleh pamannya seorang mantu pengusaha bioskop pertama di Kota Padang Scala Bio yang dengan warisan mendirikan percetakan, dan kemudian ayah bekerja disana sampai akhir hayatnya,

Saya dilahirkan di rumah pinjaman paman di tepi kali kecil dibelakan pasar tanah kongsi enam bulan sebelum proklamasi Kemerdekaan.

Bagaimanakah mungkin putra pengusaha percetakan dapat mebnjadi anggota POLRI

beginilah kisahnya

Kakek saya memiliki lapangan Tennis, sehingga tiga kali seminggu saya dapat berlatih dengan semangat dengan pelatihnya Guru olah raga Pah Bachtiar sjarief ayah dari  Nuskan sjarief penyanyi Minang yang terkeanal bersama Nurseha dan orkes Gumarang yang salh seorang sponsornya kemudian menjadi KAPOLRI Jendral(P) Dr Awaloedin Djamin.

Pada tahu 1962 saat ulang tahun POLRi 1 juli, KOmisariat Polri SUMBAR mengakan pekan olah raga Polisi(POP) dipimpin oleh Kepala Staf KPKOM AKBP Johnny Anwar(saudara Rosihan Anwar)

Tiga sekawan POLRI yang betah bertahan dalam kota Padang menghadapi tentara Sekutu/Belanda, perjuangan kemerdekaan periode 1945-1946. Komisaris Polisi Johny Anwar, Inspektur Pol. Amir Mahmud, Pemb. Inspektur Pol. Boer Tamar

(Foto: Koleksi/dokumentasi Adrin Kahar)

dan juga oleh DAN REsimen BRIMOB SUMAR AKBP Imam Bachri( Ayahnya Brigjen Pol (P) Dr Pamudji santoso,bila keliru harap dikoreksi) dan Pak Pamudji saat itu ada di Padang dan sekolah di SMA Negeri satu sedangkan saya si SMA Don Bosko.

Pada Pekan Olah Raga Polisi ini saya memeroleh gelar juara tennis  single Putra dan ganda Putra bersama dr Liem Tjoen Hway, saat menerima piala dis erahkan oleh kepalad polisi SUMBAR yang saat itu KPKOM Kombespol Drs broto brotyodiredjo(ayahnya Brigjen Pol (p) Wiwiek Subroto,terakhir beliau Gubernur PTIK yang saya sempat bertemu waktu diskusi sejarah POLRI di PTIK dan juga ketemu jendral Wiwiek diruangan pak Pamudji saat beliau jadi staf  irjen Polri)

Stelah itu saya jadi terkenal dilingkungan POLRI dan TNI di Padang, dan banyak melatih anggota POLRI,TNI dan para dokter di Padang dilapangan tennis SKOMDAK SUMBAR, saat itulah saya bertemu bersahabat baik dengan para pejabat POLRA seperti Asisten Logisitk Kombespol Hendra Djajusman(ayahnya irjenpol(p) Rs Nugroho Djajusman mantan Kapolda metro), Irjepolda drs Moekarno tak disangka bertemu ibunya Ny Moekarno saat sengketa rumah dinas disamping Ladokkdop) yang menurut informasi saat ini akan dibebaskan dan diserahkan kepada PUSDOKKES untuk penegembangan BIDOKKPOL POLRI.

Saya sempat mengikuti PON di bandung dan PORWIL di Medan(karena G30s PON Jakarta ditiadakan),

Tahun 1963 saya dibawa oleh pemain tennis sumbar Dr azhari rivai bersama Ibu MOekarno(ny Irpolda) ke Caltex riau untuk pertandingan persahabatan, disana saya bertemu komanda Brimob RIAU Kombespol Oetoro.

Pada waktu saya menyelesaikan studi kedokteran tahun 1972, Pak Oetoro yang saat itu menjabat Irpolda SUMBAR memanggil soaya melalui Kadisdokkes Polda sUmbar AKBP dr Mahjuddin yang keamrinnya saya berjumpa dengan beliau di rumah sakit saat menjengguk teman dokter yang sakit, disana saya berjumpa dengan DAN MEM BRIMBOB SUMBAR Kombespol Soedsarmadji yang memakai pakaian sipil yang saya belum kenal, saat saya menanyakan beliau bekerja dimana jawabnaya di pemerintahan(teraklhir beliau menjadi Kapolda Metro berpangkat brigjen POL)

Intulah shabat sejati saya dilingkungan POLRI yang pertama yang tetap saya kenang, kemudian saya menghadap pak Oetoro dan direkomendasikan jadi anggota Disdokkes Polda Sumbar dibawah pimpinan Dr Mahjudiidn,disana sebenarnay sya hanya ingin jadi anggota sipil saja, tetapi beliau menawarkana jadi anggota POLRI diberi waktu berpikir atu jam(ternyata dibelakang saya sudah menunggu Dr ahamd Cheir yang kemudian tahun beruikutnya ikut WAMIl juvga), karena saya sudah kenal banyak sahabat dilingkunagn POLDa SUMBAR,maka saya memebranikan diri jadi anggota POLRI dibawah ABRI dengan mengikuti WAMIL,

Saya berangkat Ke Jakarta dengan surat pengantar dari Kadisdokkes Polda SUMBAR,menghadap Kadisdokkes Polri brigjen pol almarhum dr Hardja Sjamsurya, sungguh belaiu sangat baik dan berkean mengantar saya dengan mobil pribadinya ke RS Kramatjati yang saat itu dipimpin oleh Karukbit Kol Pol Dr Salamoel Asri(terakhir brigjen Pol Kadisdokkes POLRI),inilah shabat sejati saya gelombang kedua yang kemudian ternyata Pak Asri mertuanya berdomisili di belakang rumah mertua saya di guguk malintang Padangf Pandjang dan mereka sempat bekerja sma membuka SPBU ditanah ayah merua Dr Asri ,

Setelah selesai WAMIl di LANUMA TBI AU Panasan solo ( satu angkatan dengan

 

Dr Panudji(brigjen pol Purn),

Dr Rahmat Moersalim(brigjen Pol Purn),Dr Albert Mangindari, Dr Kristanto STH(sekarang di Menado), Drg Ali Hanafiah(sekarang  fiJambi) ,almarhum Dr Putra,Drg Tjaho)

inilah sahabat saya gelombang ketiga

Saat saya selesai WAMIL dengan pangkat LETTU POL ditugaskan kemabali ke POLDA SUMBAR,disnana saya telah mengembangkan tennis POLDA SUMBAR sehingga menjadi juara SUMBAR, saat itulah saya bertemu sahabat geolbang ketiga yaitu Drs Nana Permana(terakhir Komisarij jendral Polisi Wakapolri), Kapolrest Padang, Dan ki brimob Padang Pandjang Kapt pol Fajar Prihantoro

(sekarang IrjenPol masih aktif di MABES POLRI),

Kaditlanstas Polda Sumbar Letkolpol Drs Bambang Umar Widodo(saar ini Kombespol(P) Prof Dr di Universitas Bhayakara Jakarta),

Selama bertugas di Polda SUMBAR saya bertemu dengan Kapolri Dr Awaloeddin Djamin ,MPA saat merawat ayahnya dirumah adik iparnya kapolres Pariaman sampai akhir hayatnya, sehingga setiap Pak Awaloeddin pulang kampung selalu meminta kapolda sumbar memerintahkan saya mnemani beliau karena sulit tidur,dari cerita beliau saya banyak mengetahui sejarah POLRI ,terakhir saya bertemu beliau saat diskusi di gedung pertemuan PTIK membahas sejarah POLRI bersama Ijrjen Pol(P) Moh Jassin pendiri BRIMOB POLRI dan penuang dari jw Timur.

Ada dua sabaht sejati senior di Polda SUMBar yaitu Kapolda sumabar KOl.Pol Drs Koesparmono Ichsan yang terakhir berpangkat Let Jen Pol Wakapolri yang memberikan izin saya untuk pendidikan S2 yang selama ini selalu ditentang baik di tingkat polda maupun di Mabes karena kekurangan personil sehingga sat itu saya sebagai Sesdisdokkes Polda Sumbar merekrut beberapa personil seperti Letk zkol Pol dsr Azhar Kiman Sp kebidanan,dan Dr Jafrizal saat ini Kombespol Wakarumkit RS Soekanto, dan juga KOmbes Pol Drs Basiroen Nugroho ass Ops  yang terakhir Brigjen Pol ass loh POLRI,dulunya Dan dem Bromob Sulawesi selatan yang merupakan komandan dari AKPB Dr Soerjono SKM yang kemudian menjadi Kadisdokkes Polri atas rekomendari Pak Basiroen saya disetujui Pk Soerjono untuk pendidikan S2,sekarang pak Basiroen telang mendahului kita saat bertugas di DPR RI dalam kunjungannya ke Makasar(Ujung Pandang saat itu).

Tahun 1990 akhirnya almarhum  KAPOLRI Jendral Pol Drs Koenarto mengizinkan saya mengikuti pendidikan MHA dengan biaya sendiri atas  rekomendasi Kadisdokkes polri brigjen pol Samanoel Asri, setelah melalui perjalan panjang sejak tahun 1985 urusan pengusulan ke PUSKES ABRI tidak beres walaupun iazin dari Kajanminpers sudah keluara,karena lampiran berkas tidak ada akibat kadisdokkes POLRI Brigjen POl Dr Soerjono naik pangkat sedangkan mengetahuinya masik berpangkat Kolonel sedangkan umur buat spesialisasi klinik sudah lewt karena itu kemudian di ganti jurusan dibidang maajemen.Informasi maslah kurangnya berkas saya diberitahu oleh sahabat saya Dr Agoes Prayitno  yang kemudian jadi ahli THT dan saat ini brigjen Pol Karumkit POLRI

Kepala Rumah Sakit RS Polri Sukanto Brigjen Agus Prayitno (kedua kanan) …

 

Setelah menyelesaikan pendidikan S2 saya ditugaskan Ke POLDA KALBAR,disini saya menjumpai sahabat  sejati gelombang ketiga yaitu’

Wakapolda Drs Roeman Hadi   yang kemudian jadi Kapolda Jatim,Ass BIn Kapolri dan KAPOLRI Jendral Pol Drs SH, beliaulah yang kemudian memerbitkan persetuuan saya diperpanjang masa dimans aktif satu tahun tanpa permohonan saya atas ususlan Kadisdokkes POlri saat itu Brigjen Pol dr Pamudji Santoso Msc

Saat bertugas sebagai Kadisdokkes Polda Kalbar saya bertemu dengan seorang angota yang bersemanagt tinggi,bertindak sebagai pakar kedokteran forensik walupun hanya dilatik saja di FKUI dan otodikdak dalam bedah mayat korban meninggal ditahan polsek siantan saat keributan etnis madura menyerng polsek dan polda sampai dilindungi KOREM,saat itu saya disana,dengan perwira muda inilah sya menyelesaikan kasus anngota dayak yang meninggal akibat tembak roulet russia,dan siapa sangak atas berkah yang mahakuasa ia saat ini jadi KAPUSDOKKES POLRI DR WH Athur Thampi,

Kemudian saya dipindahkan ke Mabes POLRI oleh brigjen Tjutju Karsono, yang kemudian digantikan Brigjen Pol dr hendro satmoko saat ini saya ikut memperjuangkan Dokkes POLRi mengalahkan kes TNI ABRI sayang tidak jadi jauara karena pemain wanita selalu kalah sedangkan seluruh pemain pria sudah kita kalahkan, setelah itu digantikan Brigjen PO Dr Didin Msc saat inilah say berkesempatan stdugi banding ek kesehatan POlisi Thailan di bangkok, dan menyusun klaporan serta usulan penegemanagn LADOKPOL,saat inilah saya ditunjuk sebagai Kaladokpol dan dinaikkan pangkat jadi KOl Pol atas usulah ibe Ade,Kapolri jendral pol Dibyo widodo(almarhum) dan di setujuai Panglima ABRI dan SK diterbitkan Presiden Jendral soeharto. sat inilah saya bertemu dengan Let Kol pol Dr Victor  Poedjiadi(sekarang Brigjen pol di BNN), dan waktu piket sat cheos 1988 saat pak harto lengser saat ingat menelpon Dokkes KALSEl berkomunikasi dengan kapten Pol Dr Boedi.yang kemudian jadi Kacdisdokkes Polda Sulsel,Wakarukit,Kasubdir yankes POLRi terakhir Brigjen Dr Boedi  Siswanto Karumkit POlri(saat ini sudah purnawirawan)

setahun sebelum saya pensiun Kapolri liwta Kadisdokkes pOLRI memerintahkan saya bersama Dr Mussadeg saat itu ia Kadisdo0kkes Polda Bali ke TIMTIM ,melakukan dukkes Jajak Pendapat disana selama dua minggu,kisahnya dapat dibaca dalam rubri sejarah,dan kemudian dr Mussadec menjadi Kapapusdokkes dan teakhir sebelum pensiun dan sertijabn dengan dr athur Thampi dinaikkan pangkat jadi Irje POl

Pada tahun 1996-1887 saat bertugas di Mabes POLRI, saya berkesempatang mengu mpulkan data ke selruhan dookes and RUMKIT Bhayangkara untuk data awal sejarah DOKKES dan penyunsunan strategi pengembangan DOKKEs,sehingga saya kenal hampir seluruh Kadsi dan Karumkit saat itu, ada tiga sahabat sejati saya yang sangat berjasa bagi DOKKES yaitu dua orang senior yang memebrikan nama pertama RUKTIT BHayangkara yaiaut KOmbespol(P) Dr Adam Sp Bedah Onkologi pendiri RUMTIK Bhayangkara Ujungpandan(sekarang RSBhayangkara Ompu Odang Makassar) dan AKBP(P) Dr Ken sanjoto pendiri RUMKIT BHayangkara Kediri(khusus beliau saya ingat leluconnya cewek GELEM alias gawil gelem), dan yunior saya pendiri DVI di Indonesia khususnya Sulasel Kombespol(P) Drg Peter Sahelangi, dan masih banyak lagi yang saya tidak dapat menuliskannya satu persatu karena keterbatasan tem[at.

Saya sangat mengenang dan mengucapkan terima kasih kepada para sahabat saya baik dari lingkungan DOKKES maupun POLRI, sekali lagi terima kasih anda telah banyak membantu saya dan persahabatannya akan terus sampai kapanpun,semoga bila membaca kisah singkat ini berkeanan memeberikan komentar liwat email editor

Tak terasa sudah dua belas tahun say pensiun, beberapa teman sejati sudah mendahului saya, Pak Koenarto saya dengan lagi stroke dan dirawat Di RUMKIT POLDA Jatim, teman saat rapat di Asrena POLRI Pak Bibit malah jadi wakit KPK saat ini sudah Pensiun pangkat irjen Pol(p))

 

beliau membantu PUSDOKKES dalam penerbitan SKEP RUMKIT BHAYANGKA POLDA dan POLRES yang ditanda tangani oleh Kapolri saat itu Jendral(p) Drs Roeman Hadi SH(saat ini pensiun di syrabaya)

Berkat doa para sahabat dan limpahan berkah yang mahakuasa saat init saya sudah emmiliki dua putra yang masuk Fakultas liwat PMDK di Fakultas tehnik mesin Universitas Gajahmada,dan geologi di ITB serta dalam tempo singkat mereka lulus dan memepro;leh pekerjaan di  Toyota Astra Marketing(saat ini assiste GM) dan PETAMINA (saat ini di jkarfta) serta sudah bekeluarga ,saya sudah punya dua cucu cewk dan satu cucu cowok, serta isteri sudah menamatkan pendidikan sampai S2 rekam medis,SKM,MM dan masih jadi konsultan di RS Swasta dan Kepala Akademi Perekam medis.

Itulah hasilnay perjuangan dan bhakti saya kepada negara liwat POLRI dan menemukan banyak teman sejati yang merupakan kenangan manis dalam kehidupan saya.

selesai

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s