FORUM KOMUNIKASI PURNADOKKES INFO BERITA DUKA

 

EDITOR

KOMBESPOL(P) Dr Iwan suwandy,MHA

e ,ail

iwansuwandy@g,mail.com

April 2013

In do baru dari Ibu Mariana tentang almathum ayahnya semoga Dr Djalal yang membaca berita ini dapat memeberikan komentar dan info lebih lanjut tentang almarhum

silahkan dibaca info dibawah ini

saya putrinya Almrh KombesPol dr. Budi S. Setjokusumo Sp Tht (dr.Budi).

Hari ini (10 arpril 2013) sy mendapat telp dari dr.Djalal.

senang masih ada yg ingat almrh. papy sy. Sayangnya yg mengangkat telp putra sy yg baru berusia 7 thn.

Sehingga dijawab opa sdh menninggal dan telp langsung dia tutup.

Sy ingin mengucapkan terimakasih ke dr.Djalal tp no telp beliau sdh tdk ada.

Melalui forum ini sy ingin berterimakasih pada teman teman papy.

Memori papy yg terindah adalah menjadi polisi dan dokter.

Bahkan di saat saat terakhirnya ketika sudah sulit nyambung di ajak berbicara …kebanggaan dan memorinya sebagai dokter polisi masih sangat melekat…

Mariana Budi Setjokusumo

Oktober 2012

Selamat Jalan senior dan sahabatku

AKP Dr Ken Sanjoto

pendiri RS BHayangkara Kediri, info saya peroleh dari Dr putrinya ahli Kebidanan dari Malang saat mengikuti dan menemani Isteri saya Rapat Asosiasi APIKES di Solo bulan Oktobet 2012.

Tahun 1997 saya pernah ke Kediri dan sempat bertemu dengan Almarhum, isterinya Drg juga pernah bekerja di RS Bhayangkara Kediri, harap baghi yang mengetahui beliau alamarhum dapat menambah info , dan info tentang pembangunan RS Bhayangkara Kediri sudah dihimpon dalam sejarah DOKKES POLRI

Terimakasih

untuk semua saat saat indah yg di berikan pada papy saya

au AKBP Pol (P)Dr Sri Mantoro

Saya menerima informasi dari dr Bono Polda metro bahwa teman satu angkatan saya dr Sri mantoro telah berpulang di RS Pondok Indah dan disemayankan di rumah duka RS Darmais jakarta,

bagi yang memiliki info lebih lanjut harap berkenan memnguploadnya kliweat comment.

Kenangan saya terhadap almarhum saat bersama mengikuti SEPAWAMIL ABRI di LANUMA PANASAN Solo tahun 1973,

saya masih ingat saat latihan akhir saa56t harus turun merayap di tebing, alamrhum rupanya agak kader sehingga mencari jalan lingkar agar tidak nyangkut ditebing, saya memberi dia gelar sultan Jogya sebab penampilannya hampir sama dengan sultan HB IX, terakhir ketemu almarhum saat ia menjabat Kakes DENMA MABES POLRI sampai pensiun  dan saya sebagai KASUBDIS DUKKES DISDOKKES POLRI yang kantornya diatas kantor almarhum. Kami satu angkatan dengan Dr Pamudji,Dr Ragmat Mursalin yang berpangkat Brigjen, dan Dr Albert Mangindari, Dr Kristanto STH Manado, Drg Ali Hanafiah(Jambi), Yang telah almarhum Dr Putera.

Catatan Dr Iwan

Selamat Jalan Temanku Kombes Pol DR Ismandyah SpBS

info foto almarhum di Vollendam dari Eko Prasetyo

in memorial…..bersama alm Dr.Ismandiyah SpBS(pakai topi tengah) @ Volendam

sumber Thamrin Dahlan kompasiana

Innalillahi wa inna ilaihii rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah saudara tercinta kita Kombes Pol DR. Dr Ismandiyah Masudin Wirasugena, Sp. BS, di Rumah Sakit Siloam Karawaci Tanggerang pada hari minggu, tanggal 12 September 2010, Pukul 20;20 Wib.   Seketika berita duka itu disampaikan kepada kerabat, maka berdatanganlah para pelayat menunggu jenazah di Masjid Komplek Polri Pengadegan. Para senior Dokkes, Dr. Suryono, Dr, Pamudji, Dr. Eddy Saparwoko, Dr, Djalal, Pak Miyarto, drg Nila Utama, Dr. Purnomo, dr Bimanesh, termasuk Bapak Irjen Pol Drs. Bambang Abimanyu Ses BNN, serta warga Komplelk Polri Pangadegan.

Jenazah di semayamkan di Masjid yang persis letaknya dimuka rumah Almarhum Komplek Pengadegan Jakarta Selatan.

 Ketika Shalat jenazah sudah dilaksanakan, Brigjen Pol (Purn) Drs. Dudung Wirasugena, kakak kandung Almarhum atas nama keluarga besar  Wirasugena, menyampaikan ungkapan terima kasih atas bantuan, dukungan dan perhatian para pelayat.

Kemudian Imam menanyakan bagaimana dengan kepribadian Almarhum Dr. Isman semasa hidupnya: orang baik, orang baik, orang baik, khoir, khoir, khoir sebanyak 3 kali jawaban jamaah seketika dengan suara keras tersendat.  Sebelum jenazah di bawa ke Bandung, Imam memimpin doa : Ya Allah Ya Rabbi, terimalah seluruh amal ibadah saudara kami ini,  ampunilah dosanya dan tempatkan Almarhum di tempat yang layak di sisi. Mu, Amin ya rabbal alamin.

Dengan menggunakan Bus BNN pukul 01.30 wib  dinihari bersama Bp. Tamsil,  Bp Bontor, Bp Sumirat, Ibu Made beserta beberapa staf BNN, kami  berangkat mengiringi kereta jenazah dalam suatu konvoi yang panjang menuju kota Bandung.

Kombes Pol Dr. Arthur Tampi, Kabiddokkes Polda Jabar(saat ini Kapusdokkes POLRI,selamat dr Arthur jadi Jendral-Driwan note)

 beserta jajarannya  dan Rumkit Bhanyangkara Sartika Asih, ternyata telah menyiapkan segalanya, berupa tenda dan kesiapan perlengkapan prosesi upacara militer lainya  ketika iring iringan kendaraan tiba di rumah duka.

Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Sutarman teman Almarhum ketika sama sama mengikuti pendidikan di Sespim Polri tiba di rumah duka, pukl 10.00 wib hadir,  menambah  terasa suasana haru dan isak tangis isteri dan ke 4 putra/putri serta kerabat mengikuti dengan  khidmad acara penyerahan jenazah kepada Polri untuk dimakamkan secara militer.

 

Kombes Pol dr Sugeng Hidayat , Mars SP. P.  rekan seangkatan Sepawamil 80 mewakili Polri menerima jenazah.  

 Selanjutnya jenazah diberangkatkan menuju pemakaman TPU Muslimin Sirnaraga, Jl. Pajajaran No. 102 Bandung. Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Dr Musadeq Ishaq, DFM, bertindak selaku Inspekktur Upacara dalam upacara militer di lokasi pemakaman. 

Masya Allah alangkah banyaknya kerabat yang melayat di rumah duka, dan mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir, baik dari Pusdokkes Polri, BNN, Biddokkes Polda Jabar serta keluarga besar, tetangga dan rekan rekan seprofesi dan lain lain siapapun yang mengenal kebaikan Almarhum.

Saya mengenal almarhum sejak tahun 80, beliau sosok yang care, jenius ; pekerja keras penuh dedikasi, selalu menjadi yg terbaik dalam pendidikan,  Saya pribadi sangat kehilangan, terlalu cepat, tidak lebih dari 3 bulan bersama, berkumpul kembali mengabdi di Deputy Rehabilitasi BNN, gelar Doktor bidang narkotika dengan predikat Cum laude belumlah genap satu tahun disandangnya,  cita citanya ingin memberikan yang terbaik dalam proses rehabilitasi pecandu narkotika belumlah terlaksana,  namun Allah SWT lebih menyayanginya.

DR. Ismandiya, biarlah pakaian Taqwa yang telah melekat di dirimu yang akan membawamu ke syurga, inilah akhir yang baik ;sebagai insan yang selalu memakmurkan masjid dan sebagai jamaah tetap masjid,  pantaslah bila predikat khusnul khatimah Engkau dapatkan. Engkau berada di masjid, bahkan engkau menjadi Imam Shalat Isya di hari kemenangan 1 Syawal 1431 Hijriah saat Allah SWT menjemputmu.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, teriring doa semoga Allah SWT, memberikan ketabahan dan kekuatan iman kepada Dr. Maya dan putra putrinya menerima takdir ini.

Catatan Kombespol(P) Dr Iwan suwandy,MHA

Saya menegnal almarhum waktu era Brigjen Dr Hendro , kami bermain tennis dengan teman lain  dan tahun 2001 saat mulai pensiun saat berkunjung ke Bandung, almarhum masih berkenan menemui saya di hotel ,saat itu almarhum Kabidokkes Jabar,  atas informasi dari Dr Athur Thampi mantan anggota saya di Disdokkes KALBAR tahun 1880-1994 yang saat tu ia menjabat Kasidokkes Poltabes bandung,

Pertemuan terakhir tahun 2007 saat ibu saya dioperasi fraktur caput femoris Di RS Soekanto diruang pok ahli, dan tahun 2011 saya mencari nya ternyata sudah meninggalkan kita semua sungguh saya sangat terkejut dan kehilangannya.

atas kejadian ini timbulah gagasan saya untuk membuat suatu forum komunikasi purnadokkes di dunia maya agar segala berita dapat segera diketahui,

hal yang sama juga pada tahun 2012 ini telah meninggalkan kita AKBP(P) Dr Srimatoro,\saya mengharapkan komunikasi dari para teman-teman dengan mengirimkan berita liwat komentar

Inilah foto kenangan bersama dengan Alhamrhum Kombes Pol. DR. Dr. Ismandiya Masudin Wirasugena, Sp. BS, MM, DFM, ketika masih di Pusdokkes Polri. Persahabatan sejati tak lekang dengan waktu….Selamat jalan kawan,

Selamat Jalan Seniorku Dr Chandra Komisaris Utama Blue Bird Group

Pagi ini saat membaca surat Kabar Kompas, akau sangat terkejut membaca berita bahwa seniorku Brig,Jen Pol (P) Dr H.KRH Chandra Suharto,MBA,SpJP bin Djokosoetono ,satu angkatan di Kesehatan  Polri diatas penulis, telah meninggalkan kita semua. Almarhum saat terakhir adalah Komisaris Utama Blue Bird Group.

*logo taksi Blue Bird

 Marilah kita berdoa semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan dibukakan pintu ampunan yang seluas-luasnya serta mendapat tempat terbaik disis Allah SWT,amin.

 Penulis serta teman-teman Keluarga besar Purnawirawan Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri mengucapkan belasungkawa dan semoga keluarga yang ditinggal di berikan ketabahan, segala jasa  -jasa beliau selama bertugas di Rumah sakit Pusat Polri RS Sukanto akan kami kenang selalu.

Menurut berita diSurat Kabar Kompas hari ini , almarhum meninggal tanggal 11 Oktober,pada usia 67 tahun,pukul 9.30 waktu setempat di Rumah sakit UMC St,Radboud,Nijmegen Belanda.

Untuk menegnang almarhum, penulis akan meberikan bebrapa informasi dan kesan-kesan tentang almarhum :

1.Almarhum adalah lulusan wajib Militer dari Korps Polri  di Lanuma Panasan Solo tahun 1972 , satu angkatan diatas  penulis. Setelah tamat pendidikan almarhum bertugas di RUMKIT POLRI PUSAT Kramatjati Jakarta , kalau tidak keliru sampai pensiun, Beliau telah melanjutkan pendidikan spesialisasi Jantung dan pembuluh darah di FKUI.

2. Pada waktu pertama kali ketemu tahun 1994, di Dokkes Mabes Polri di Kebayoran baru, almarhum berkomentar ” Dr Iwan kamu darimana saja, tiba-tiba muncul dan melenjit di Mabes POLRI”, memang kami belum pernah bertemu, sebab hampir selama 21 tahun penulis bertugas di daerah Sumatera dan Kalimantan Barat, selalu di front terdepan , Hanya setelah menyelesai pendidikan S2 administrasi rumah sakit, ditarik Ke Mabes POLRI untuk menyusun perencanaan pembangunan Dokkes POLRI di Bagian  Pembinaan Sistem,kemudian memimpin Lab.DOKPOL dan terakhir merencanakan dan membina pembangunan Dukungan Kesehatan terhadap operasional POLRI.

3. Ada beberapa kisah yang lucu sehubungan dengan profil dan penampilan sama antara  penulis dan almarhum, juga saat itu  berpangkat sama Kombespol. Keluarga besar POLRI sering  keliru,dan selalu menyapa penulis sebagai Dr Chandra, walaupun penampilannya tidak persis sama,mungkin karena postur tubuh hampir sama.

Hal sama juga dengan maestro blutangkis kita Rudy Hartono, apakah memang mirip ,silahkan pemabaca yang menilai sebab  penulis sendiri belum pernah bertemu dengannya. Tapi sudah beberapa orang keliru yang menyapa penulis sebagai Rudy.

4. Saya masih ingat saat perayaan ulang tahun Ibunda  almarhum, NY Djokosoentono, pendiri Blue Bird Group di alula PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian) Kebayoran baru. Saat itu barulah penulis mengetahui , bahwa almarhum adalah putra pendiri Blue Bird group , dan ayahnya adalah almarhum Prof Djokosoetono,dekan Fakultas Hukum UI pertama, dan gurubesar PTIK, pantaslah acara tersebut digelar disana.

5. Penulis dan keluarga selalu memanfaatkan taxi Blue Bird karena sistem dan pengemudinya sangat disiplin ,terus selalu memakai argo, tidak sama dengan taksi lain.Penulis menunggu dengan sabar di Bandara Sukarno Hatta maupun di stasiun Kereta api ,agar dapat naik taksi Blue Birds, banyak yang rela antrian cukup lama.

6. Almarhum sangat sederhana hidupnya dan selalu membantu teman-temannya,banyak Dokter POLRI yang hampi  pensiun dibantu dengan penjualan mobil bekas taksi blue bird dengan harga sangat murah, agar dapat dikembangkan jadi taksi didaerah,seperti di Surabaay, Penulis sendiri tidak punya kesenangan bisnis taksi sehingga pernah membeli taksi bekas tersebut.

7.Begitu menbaca berita duka tersebut diatas, penulis jadi mengenang beberapa teman senior dan satu angkatan di Wamil yang telah mendahului kita . diantaranya sebagai berikut :

1) Yang telah mendahului kita semua saat masih dinas aktif , ada dua orang satu angkatan dari TNI AD, yaitu

(1)Alm.Kol.TNI AD CKM Dr Dikot Harahap ,terakhir Kakesdam Lampung, almarhum adalah ketua korps Siswa WAMIL ABRI Lanuma Pansan Solo angkatan tahun 1973, yang meiliki portur paling hebat,tapi Tuhan menentukan yang lain.

(2)Alm Brigjen TNI CKM Dr Paul, terakhir KA RUKTIK AD Gatot Subroto Jakarta,posturnya kurang atletis,tapi jago main pingpong, walaupun pernah taruhan dengan penulis,ia kalah karena ia tak tahu penulis juara tenis meja Sumatera Tengah.Almarhum melencit kariernya setelah menyelesaikan pendidikan spesialisasi Anaestesi dan menjadi dokter pribadi Kelurga besar Pak Harto.Penulis beberapa kali bertemu dengan almarhum sebelum ia menjadi jendral.

2) Yang mendahului kita setelah purnawirawan :

1) Almarhum Kombespol Dr Christanto TH, senior yang jabatannya digantikan oleh penulis. Meninggal karena ditabrak mobil ,yang supirnya lagi mabuk dipagi hari ,saat almarhum olah raga sepeda. sungguh tragis almarhum orangnya sehat dan sangat bersemangat, jasa dan idenya terhadap pengembangan laboratorium identifikasi DNA selalu dikenang,sebab setelah dikembangkan penulis jadi suatu fasilitas yang sangat bermanfaat bagi Bangsa dan Negara.

2) Ada sejumlah nama lain seperti senior penulis Almarhum Kombel Pol (P) Edison Silaen ,Dr Nangoy dan yunior penulis Kombes Pol (P) Drg Soebroto, dan beberapa teman lain,

Sehubungan dengan banyak teman-teman penulis yang telah mendahului kita pada usia yang realtif belum teralu tua, maka penulsi mengambil sikap menghentikan segala kegiatan yang terkait dengan profesi, agar dapat hidup lebih santai dan tidak mengalami stress akibat  kerja aktif  dan  berat saat ini, dan pindah keprofesi yang lebih menyenangkan yaitu jadi petualangan keliling dunia,sambil mengumpulkan koleksi unik yang informatif, lalu menyusun tulisan tentang pertualangan tersebut dengan illustrasi koleksi terkait,dihubuungkan dengan sejarah wilayah dimana koleksi ditemui,tampilkan di tiga web blog internnet,dan sebagian tulisan dikirim ke Kompasiana untuk belajar menulis yang lebih baik.

Sumber Dr iwan suwandy 2010

……

2 thoughts on “FORUM KOMUNIKASI PURNADOKKES INFO BERITA DUKA

  1. Mariana Setjokusumo April 10, 2013 / 1:40 pm

    saya putrinya Almrh KombesPol dr. Budi S. Setjokusumo Sp Tht (dr.Budi). Hari ini (10 arpril 2013) sy mendapat telp dari dr.Djalal. senang masih ada yg ingat almrh. papy sy. Sayangnya yg mengangkat telp putra sy yg baru berusia 7 thn. Sehingga dijawab opa sdh menninggal dan telp langsung dia tutup. Sy ingin mengucapkan terimakasih ke dr.Djalal tp no telp beliau sdh tdk ada. Melalui forum ini sy ingin berterimakasih pada teman teman papy. Memori papy yg terindah adalah menjadi polisi dan dokter. Bahkan di saat saat terakhirnya ketika sudah sulit nyambung di ajak berbicara …kebanggaan dan memorinya sebagai dokter polisi masih sangat melekat… Terimakasih untuk semua saat saat indah yg di berikan pada papy saya.

    • iwansuwandy April 15, 2013 / 1:23 am

      hallo Bu Ana
      terima kasih atas informasi tentang ayahnya almarhum,saya akan sampaikan liwat forum ini tentang ayah anda.
      Forum ini adalah khusus untuk komunikasi keluarga besar purnawirawan dokkes POLRI,semoga Dolter Djalal membacanya dan mengontak anda,saya sendiri tidak sempat vbertemu dengan ayah anda karena almarhum sudah pensiun saat saya bertugas di MABES POLRI.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s