The Indonesian rare bird III(natural historic series exhibition)

WELCOME COLLECTORS FROM ALL OVER THE WORLD

                          SELAMAT DATANG KOLEKTOR INDONESIA DAN ASIAN

                                                AT DR IWAN CYBERMUSEUM

                                          DI MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.

_____________________________________________________________________

SPACE UNTUK IKLAN SPONSOR

_____________________________________________________________________

 *ill 001

                      *ill 001  LOGO MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.*ill 001

                                THE FIRST INDONESIAN CYBERMUSEUM

                           MUSEUM DUNIA MAYA PERTAMA DI INDONESIA

                 DALAM PROSES UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT MURI

                                        PENDIRI DAN PENEMU IDE

                                                     THE FOUNDER

                                            Dr IWAN SUWANDY, MHA

                                                         

    BUNGA IDOLA PENEMU : BUNGA KERAJAAN MING SERUNAI( CHRYSANTHENUM)

  

                         WELCOME TO THE MAIN HALL OF FREEDOM               

                     SELAMAT DATANG DI GEDUNG UTAMA “MERDEKA

                     Please Enter

                    

              DNHC SHOWROOM

(Driwan Natural History  Cybermuseum)

SHOWCASE :

The Indonesian Natural History cybermuseum 

(Museum dunia Maya Sejarah  Alam semesta Indonesia )

 Showcase :

The rare Indonesian Bird

 
 

    daftar burung

 

Corvus florensis
Corvus florensisDeskripsi Bentuk40 cm. Hitam; iris gelap; busur paruh berbulu dari pangkal sampai setengah panjangnya.

Deskripsi Suara

Nada cwaaa atau cawaraa atau waak tinggi, parau, menurun, diulang 1-3 kali. Juga, adakalanya suara letupan dan degukan pol-ok atau burr-ok bergaung luar biasa yang mendalam dengan pengulangan; dan suara kontak berciut-ciut, parau, tenang.

Kebiasaan

Sendiri, berpasangan, dan adakalanya dalam kelompok hingga hingga 6 ekor. Pemalu dan waspada. Umumnya sering di kanopi atau kanopi bawah. Terbang cepat dan mirip pergam, kepakan sayap mengeluarkan bunyi mendengung. Saat mengeluarkan suara panggilan, ekor digerakkan ke bawah; atau menahan tubuhnya horisontal , kepala direndahkan dan ekor dirapatkan dengan baik, dan menaikkan dan menurunkan kepala kembali dengan kejang setiap bersuara.

Nama Inggris : Flores Crow
Nama Indonesia : Gagak flores
Ketinggian : 0 – 950 m
Ekstralimital :  
Daerah Sebaran : Nusa Tenggara;
Endemik : Nusa Tenggara; (endemik Indonesia);
Status IUCN : EN
Jenis Dilindungi : Tidak
Status CITES :  
Burung Sebaran Terbatas : Ya
Penyebaran Global : Endemik di Flores, Nusa Tenggara barat.
Penyebaran lokal : Kemungkinan terbatas di Flores barat. Umum secara lokal. Menghuni hutan primer, hutan sekunder yang tinggi dan hutan basah yang rusak dan semi luruh-daun; kadang petak-petak kecil bekas hutan dan kawasan yang pohonnya jarang. Dari permukaan laut sampai ketinggian 950 m.
     
Suara :  
Habitat : Hutan primer, hutan sekender, hutan basah, hutan semi luruh-daun

 

Egretta eulophotes

Eos histrio

Eos cyanogenia

Epimachus fastuosus

Eulipoa wallacei

Eurostopodus diabolicus

Eutrichomyias rowleyi

Ficedula bonthaina

Fregata andrewsi

Gallicolumba hoedtii

Garrulax bicolor

Gorsachius goisagi

Goura scheepmakeri

Goura cristata

Goura victoria

Gymnocrex rosenbergii

Gymnocrex talaudensis

Habroptila wallacii

Habroptila wallacii
Habroptila wallaciiDeskripsi Bentuk40 cm. Abu-abu sabak tua; paruh panjang, merah terang; mata dan tungkai merah.Deskripsi SuaraDilaporkan oleh masyarakat lokal bersuara seperti dentaman genderang pelan.Kebiasaan

Hanya sedikit diketahui. Kemungkinan penyendiri? Sangat tidak mencolok, pemalu dan sulit diamati. Adakalanya melintasi daerah terbuka, termasuk anak sungai.

Nama Inggris : Invisible Rail
Nama Indonesia : Mandar gendang

Harpyopsis novaeguineae

Heliopais personatus

Numenius tahitiensis

Numenius madagascariensis

Otus beccarii

Otus alfredi

Otus angelinae

Otus siaoensis

Padda oryzivora

Papasula abbotti

Pavo muticus

Philemon fuscicapillus

Pitta schneideri

Pitta venusta

Pitta nympha

the edn @copyright Dr Iwan suwandy 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s