The Natural History Collections Exhibtion at Dr Iwan Cybermuseum

Driwancybermuseum’s Blog

tarian betawi tempo dulu                 

                           WELCOME COLLECTORS FROM ALL OVER THE WORLD

                          SELAMAT DATANG KOLEKTOR INDONESIA DAN ASIAN

                                                AT DR IWAN CYBERMUSEUM

                                          DI MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.

_____________________________________________________________________

SPACE UNTUK IKLAN SPONSOR

_____________________________________________________________________

 *ill 001

                      *ill 001  LOGO MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.*ill 001

                                THE FIRST INDONESIAN CYBERMUSEUM

                           MUSEUM DUNIA MAYA PERTAMA DI INDONESIA

                 DALAM PROSES UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT MURI

                                        PENDIRI DAN PENEMU IDE

                                                     THE FOUNDER

                                            Dr IWAN SUWANDY, MHA

                                                         

    BUNGA IDOLA PENEMU : BUNGA KERAJAAN MING SERUNAI( CHRYSANTHENUM)

  

                                                tarian betawi tempo dulu

                         WELCOME TO THE MAIN HALL OF FREEDOM               

                     SELAMAT DATANG DI GEDUNG UTAMA “MERDEKA” 

       

SHOWCASE : THE NATURAL HISTORY COLLECTIONS EXHIBITION

FRAME ONE: INTRODUCTION

FRAME TWO : THE  INDONESIAN  NATURAL HISTORY  COLLECTIONS

1, BOTANY

2.ENTOMOLOGY

3.GEOLOGY

The Geology of Indonesia

This is the embryo of the online book about the geology of Indonesia. This wiki books means to be collaborated approach to acquire maximum knowledge available about the subject. This book is a collaborative approach of Indonesia geologists. Intended to compile the current technical knowledge on the geology of Indonesia. The subject is ranging from tectonics, structural geology, and stratigraphy. Because Indonesia is a vast region, the general geology for each region is described separately under the Regional Geology chapter.

The book also covers the geological application for the petroleum, natural resources and geological hazards. The geological hazard will also cover the recent development of earthquake, tsunami, and other hazards in Indonesia. Indonesia is located on the Pacific Ring of Fire with extensive volcanic network which give rise to the recent earthquake.

 Introduction

INDONESIA geology map.jpg
  1. Preface
  2. Introduction
  3. Contributors

Tectonic

  1. Plate Tectonic
  2. Major Suture

 Regional Geology

  1. Sumatra
  2. Natuna
  3. Java & Java Sea
  4. Kalimantan
  5. Makassar Strait
  6. Sulawesi Sea
  7. Sulawesi
  8. The lesser Sunda Islands
  9. Halmahera
  10. Banda Arc
  11. Timor
  12. Arafura Sea
  13. Papua

Petroleum Geology

  1. Sedimentary Basins
  2. Exploration License
  3. Petroleum Issues
  4. Recent Development

Geological Hazards

  1. Earthquake
  2. Volcanoes
  3. Tsunami
  4. Landslides

4.ZOOLOGY(DYNOSAURUS)

FRAME THREE: THE INDONESIAN MUSEUM INFO

1. GEOLOGY MUSEUM BANDUNG INFO

Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung.

Museum Geologi didirikan pada tanggal 16 Mei 1928. Museum ini telah direnovasi dengan dana bantuan dari JICA (Japan International Cooperation Agency). Setelah mengalami renovasi, Museum Geologi dibuka kembali dan diresmikan oleh Wakil Presiden RI, Megawati Soekarnoputri pada tanggal 23 Agustus 2000. Sebagai salah satu monumen bersejarah, museum berada di bawah perlindungan pemerintah dan merupakan peninggalan nasional. Dalam Museum ini, tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral. Kesemuanya itu dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850.

//

 Pengantar

Masa Penjajahan Belanda Keberadaan Museum Geologi berkaitan erat dengan sejarah penyelidikan geologi dan tambang di wilayah Nusantara yang dimulai sejak pertengahan abad ke-17 oleh para ahli Eropa. Setelah Eropa mengalami revolusi industri pada pertengahan abad ke-18, Eropa sangat membutuhkan bahan tambang sebagai bahan dasar industri. Pemerintah Belanda sadar akan pentingnya penguasaan bahan galian di wilayah Nusantara. Melalui hal ini, diharapkan perkembangan industri di Negeri Belanda dapat ditunjang. Maka, pada tahun 1850, dibentuklah Dienst van het Mijnwezen. Kelembagaan ini berganti nama jadi Dienst van den Mijnbouw pada tahun 1922, yang bertugas melakukan penyelidikan geologi serta sumberdaya mineral.

PS. THE COMPLETE SHOW CLICK hhtp://www.Driwqnacybermuseum.wordpress.com

the end@copyright Dr Iwan Suwandy 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s