Apakah Anda Memiliki Buku lama Indonesia Yang Langka?

Buku-Buku lama tentang kisah perjalanan di Indonesia saat ini sudah sangat langka, bagi yang menemukan buku ini harap disimpan dengan baik karena nilai investasi buku tersebut tambah lama tambah meningkat ada yang sampai US$4000,-buku Abel Clarke 1818.

Bagi para kolektor buku lama silahkan berburu buku-buku langka seperti koleksi penulis  dibawah ini.

I.Buku Lama Terbitan Luar Negeri

1. Buku Lama Kisah Perjalanan ke Indonesia abad ke 16

a.Buku Perjalanan VOC
1)Schoten,Jan Huygen van; Itenario ,

Kisah perjalanan dari Lisbon ke Portugues Goa 1583 dengan armada dengan 40 kapal .
Jan Huygen van Linschoten menulis surat kepada orang tuanya : “ Saya berpikir siang dan malam tiada lain dari keinginan intuk melihat negera yang aneh.”
Ia adalah Orang Belanda pertamqa yang berlayar ke timur, tetapi dengan pelayaran bangsa Portugis.
Tahun 1583 dengan 40 kapal, ia berlayar ke Goa . dan tinggaldisana selama 5 tahun dan kemudian kembali pulang.
Ia memulai menulis kisah perjalanan yang terkenal “Intenario” yang menjadi buku teks buku perjalanan ke Asia.
Tahun 1598 diterjemahkan buku tersebut kedalam bahasa Inggris dan Jerman, kemudian 1599 kedalam bahasa latin serta cetakan ulang dalam bahasa Inggris 1598.
2) Does,Frank van der; Short Account, or Ship’s Journey (Cort verheal ofte schypveart)
Dalam jurnal ini, ia berbicara tentang serangan yang mencekik tenggorakan terhadap kapa Belanda Banten
Kapal belanda pertama yang mendarat di Indonesia tersebut, dengan Komandan Cornelis de Houtmann., perjalanan tahun 1595 ini menemui kegagalan dan penuh kesedihan karena seluruh yang mati terbaring dengan keadaan yang sangat memalukan.
Kapal seperti rumah jagal, seluruhnya terciprat darah seperti hewan telah dibunuh dan kapal diselimuti oleh darah yang mengalir.
Pada hari yang sama mereka yang dibunuh ditaruh disamping dan tidak dalam peti, ditutupi pakaian yang dikenakannya.
Mereka mengikat tubuhnya dengan batu, melemparkannya sampai tengelam dan terkuburlah disana.

2.Buku kisah perjalanan abad ke- 17
a. Buku Ekspedisi VOC
1)Goens,Rijklof van(1619-1682);Travel journal, Perjalanan dari Semarang ke Ibukota Mataram
2)Regteren,Seyger van (1600-1645); Journal perjalanan dari dan ke Nusantara .1639.
3)Graaf,Nicolous de; Travels(Reisen),
Kisah dan pengalaman seorang ahli bedah dalam perjalanan dengan Kapal antara tahun 1639 sampai 1687.
.
4) T.Banks; A most Execrable and Barbarous Murder,London 1642 , first edit-ion ,Woodcut illustrations on title.
Kisah pembunuhan di Pantai oleh penduduk asli Jawa dalam perjalan kapal Inggris “Coster” di Banten tanggal 22 Oktober 1641.

5) Perjalanan ke Sulawesi dan Kalimantan
6)Perjalanan VOC ke bagian Timur Nusantara, Timor,Solor, Banda, Arouw Island, Little Key Island adn Papoea  

7)Buku Kisah Perjalanan Bangsa Eropa
(1) Hofhout(1740-1807), suatu deskripsi perjalanan dai Jakarta ke Rumahsakit di Cipanas

(2) Bontekoe, Wilem Ysbrantszoon;
Perjalanan avonturis (Pengembaraan) di wilayah Nusantara. (Hindia Belanda )

(3)Graaf,De; Travels (Reisen),1701 ,reprint 1704:Cermin Nusantara(Ost-Indise Spiegel)reprint olehb the Lindschoten Society tahun 1930.

(4)Perjalanan La barbinais La Gentil 1717
a) Selat Sunda
b)Republic Batav di Batavia.

(5)Stavorinus, J.S.;
Perjalanan ke Batavia, Semarang ,Macasar ,Ambon ,Surrate etc .pada tahun 1774 to 1778., edisi pertama 1793.
(6)Perjalanan ke perdalaman Kalimantan ,Eghenter Sellato & Devung ,cifor ,wwf indonesia,2003. hal. 184 (Apau KayunTau and Bawang Da’a 1700-1750); hsl187 (Laleng Bawai 1730-1800 dan Ikeng Iwan 1780-1820);hal 188 (Naha Jangin 1820-1825), hal 189 (Long Bullo 1825-1830 and Long Kelasa 1825-1830);hal 190 (Long Betao 1830-1835 , Long Danum 1830-1835,and Lolut Lepu-bung 1835-1850), hal 192 (Long Temango 1850-1865), hal 191 (Lencau 1893-1947)

b.Buku Kisah Perjalanan Bangsa Perancis
1)Gerveise,Nicolas; Description du Royaume de Macacar,Paris, Ratisbonne ,1700.
2)NemourDupon de & Samuel,Pierre; Biographie de Pierre Poiver ,Paris ;Fuchs ,1797..
3)Sonnerat,Pierre; Voyage aux Indes orientales et a la chine (et Moluques du Nord-est), 2 vol,Paris ,1782.
4)Esyaing,Comte d’, Jean-Baptiste,Ch-Henry; Voyage a Java et Sumatra de Charles-Henri,Comte d’Estaing,Lietanant-general des Arme des Armee du Roy et Vice –amiral de France, year not known.
5)Bougainville,Antoine de; Voyage autour du monde D’Antoine de Bougenville par la fregat du Roi “La Boudeuse”,”La Flute” et “L’Etoile” (1766-1769).Collection choise ds Voyages aoutour du Monde at dans les contrees les plus curicuses du globe depuis Christophe Colomb a nos jours,Tome Primier,Paris, Paul Renouard rue Garanciere,1870.

2. Kisah Perjalanan Abad ke 19 sebelum tahun 1850

a.Kisah Perjalanan Bangsa Belanda  ,Jerman  and Inggris

1)Hogendorp,Dirk van; Dirk’s Memoire,1801

2) Haafner, Jacob ; Adventures and earlier Sea Voyages (Lotgevalen e vroegere Zeereizen), published by his son,1820

3) Hogendorp,Dirk van; Account of the Present Condition of the Batavian Republic’s Possesion and Trade in The East Indies ( Berigt van den tegen woordigen toestand de Bataafsche bezetting in Oost-Indien en den handel op dezelve),1803.

4) Olivier,Johannes; Travels in teh Moluccan Archipelago(Reizen in den Molukschen Archipel’1834

5) Olivier,Johannes ,editor magazine;The Oriental( De Oosterling)

6) Potgieter; The Guides (De Gids)

7) Olivier,Johannes; Travels by Land and by Sea in the Netherlands Indies (Land-en Zeetogten in Nederland ‘s Indie) 1827-30

8)Olivier,Johannes; Annotations from a Trip in the East Indies (Aantekeningen gehouden op eene reize in Oost-Indie, 1827.

9)Esynga,Ph.P.Roorda van; Various Travels and Adventures (Verschillende reizen en Lotgvallen), four volume , between 1830-1832.

10) Esynga,Ph.P.Roorda van ; Netherland Fame and Glory in the East Indies (Nederlands roem in Oost-Indie),1831.
11) Nagel,G.H. ; Journal of a Trip through Java( Dagverhal eener reize door java, first volume “Sketches from My Javanese Portfolio (Schetsen uitmyne Javaansche portefeuile), 1828.

12)Hoevell,Van ; Journey through Java,Madura ,and Bali ( Reise over Java, Madura en Bali), 1847

15)Hoevell,Van ; The Emancipation of Slaves in the Netherlands Indie( De Emancipatie der slaven in the Nedeland –Indie),1848.

16)Velde,Van de Gezigten uit Nedrelans Indie,Amsterdam 1843-1845, containing fifty views of Indonesia topography making it one of he very important document of its time.

17) Abel,Clarke; Narrative of a journey in the Interior of China, Longman,1818.

*

*ill kulit buku

*

*halaman pengantar

Berisi laporan perjalanan Lord Amherst duta Inggris ke Istana Peking, termasuk kunjungannya ke Jawa.
a) Perjalanan ke Bantam dan an Rangkasbitung
Pada pagi hari 11 juni 1818 dalam perjalanan menuju Batavia, menuju Sirang(serang) yang merupakan separuh jalan antara Anyer dan Batavia. Yang mulia Lord Amherst memperhatikan pakaian saya, mengizinkan memilih mode pakaian perjalanan.Pada saat sampai dikediaman Resident Sirang,Col Yules,
Karena waktu terbatas, saya berkonsultasi dengan beberapa orangnya Resident, untuk melihat objek disekitar Sirang yang dapat dicapai dengan langsung yaitu Gunong Karang, gunung merapi berlokasi 18 mil dari Sirang.
Pada keesokan harinya beberapa penduduk pribumi membawa beberapa jenis senjata dan ornament untuk dijual, gambar benda tersebut dilukis. Selanjutnya menuju Pandigalang(Padeglang).
Meninggalkan daerah ini, kami berkunjung ke Sultan Banten , yang dalam keadaan sakit. He masih memiliki tenaga untuk mengengam tanggan saya, dan be-berapa jam setelah kami meninggal istana, sultan wafat.
Batavia dibangun pada dataran rendah , berlumpiur,dekat lautan jalan-jalan dari utara ke Selatan dikanan pantai. Jalan-jalan amat lebar. Lebih kurang 3 mil dari kota terdapat suatu tempat Weltevreden dimana terletak kedutaan , yang dihuni oleh resident Mr Fendall. Dibagian sisi barat terdapat bangunan yang dibuat oleh General Dandals dan merupakan kediaman Gubenor Belanda.
b)Perjalanan ke Istana Bogor ketemu Gubernur Jenderal Dandeals.

18) Merseden,The History Of Sumatra.1815

19)Raffles,Sir Thomas Stamford &Crawford”The History Of Java”
Deskripi sejarah geografi dan komersial Pulau Jawa terbitan, Bruxelles,Chez H.Telier,1824

.

b. Perjalanan Bangsa Perancis* 15 )
1)Tombe,Charles-Francois; Voyage aux Indes Orientales pendant les annees 1802-1806; 2 vols,Paris, 1811.
2)Acgorges,Roger; Ile de Re,terres australes: Les voyages du capitaine Baudin, marin et Naturaliste, no Year.
3)Bernard,Duc de Saxe-Weimar Eisenbach; Precis de La Compagne de Java en 1811,La Haye,Lejeune,1838.
4)Smith,William; Voyages auour du monde et dans les contres les plus curieuses du globe depuis Christophe jusqu’a nos jours,12 vols,Paris: Paul renouard, circa 19th century.
3. Buku Kisah Perjalanan Klasik sesudah 1850.
(1851-1900)

a.Perjalanan Bangsa Belanda
1) Valentijn, indies,past and present(oud and nieuw oost indien 1724-1726,edited by keyser,s,limited editions in three volume between 1856 to 1858. And reprint in a handier formatin 1862, served for years as a guide for many gouverment officiales.

2) Junghuhn,F.; Return from Java to Europe( Terugreis van Java naar Europa), 1851

3)Junghuhn,F; Map of the Island of Java (Kaart van het eiland Java), 1855.
4)International Archieved of Ethnology,XII Volume from 1888 -1900
5) Bengal’s Travel from Straits to Java.in 1852
( Bengal Civilian; Rambles in Java and the Straits in 1852,with 21 lith.ills by W.Spreat,1853.)
Kota Batavia(Jakarta) terletak dihutan dataran rendah , sangat panas tempat tidurnya malaria.
Kota dicapai melalui sebuah canal yang mengalir kedalam negeri.penduduk eropah tinggal 3 atau 4 mil dari kota, dan pedagang dan orang lainnya yang mengadakan transaksi mulai jam 4 pagi dan jam 3 sore seluruh kegiatan bisnis berhenti, dan seluruh kantor ditutup.
Perjalanan di Jawa amat mahal, rata-rata biayanya 2 rupiah Jawa per mil. Jalan sangat bagus, juga kuda dapat berjalan 190 mil per jam.Langkah pertama jika tiba di Batavia adalah meminta izin untuk mengunjung perdalaman kepada Gubernur Jenderal.
Pemohon akan diberikan sebuah paspor yang berlaku untuk dua belas bulan dan untuk itu harus membayar meterai dua setengah rupiah.
Kuda Pos menjalani dua jalur yaitu jalan pinbggir pantai Gubernur jenderal dandeals yang melintasi sepanjang pulau dari Anyer dibagian barat ke Banyuwanggi arah timur dengan jarak lebih dari delapan ratus mil (? Penulis keliru ,yang benar 8 ribu.pen) dan jalan pos menghubungkan pantai utara dan selatan melintasi Jogja dan Solo,
Kira-kira satu mil dari Bogor pelancong meliwati sebuah bpilar batu yang berdiri ditengah jalan dengan figur singa ditengahnya.
Monumen tersebut tidak memperingati sesuatu. Pilar tersebut terletak setengah mil dari pintu masuk taman dan istana Gubernur Jenderal.
Pada tanggal 18 juni 1853 kqmi berda di statsiun Post , dan hanya 20 menit berjalan 6 mil dari Bogor dengan Kuda pony Jawa.
Udara sangat segar dan bersih sunguh menyenangkan melihat bunga liar disisi jalan yang menimbulkan bau seperetri parfum .
Kemudian suatu pemandangan yangindah dibawah kami, segera tiba di daerah banyak pohon kayu Megamendung setalh berjalan selama 4 jam dengan ketinggian 4 ribu 300 kaki dari permukaan laut.
Di Cisarua jalan menjadi terjal dan berbatu hanya untuk perjalanan berkuda dari titik ini . Pemandangan distrik Prianger dari puncak pass sangat indah, Kami disiam hujan sebelum tiba dipuncak. Menanjak seribu kaki pelancong tiba di Cipanas dimana terdapat bungalow milik Gubernur Jenderal dan menanjak dua ribu kaki akan mencapai Tjanjore(Cianjur), headquaters dari Resident Priangan.
Lima belas mil dari Tjanjore sampai di Tjeetaram(Citarum), inklinasi jalan sagat hebat,mendaki gunung ditarik oleh dua puluh sampai tiga puluh kuli untuk mencegah kereta jatuh dari gunung.
Hanya daerah Tjeetaram yang beanr-benar berbahaya dalam perjalanan dari Batavia ke Bandong(Bandung).
Pada tanggal 28 Juni perjalanan pagi hari di Tjembooliyut(Cimbeluit) untuk melihat kebun teh milik tuan Brumsteede. Dari sini ke kerumah Tuan Philip yang menyenang-kan di Lembang.
Pada tanggal 29 pagi hari kami berangkat untuk mengunjungi puncak Tangkuban Perahu, yang merupakan perjalanan yang meletihkan.
Pada tanggal 1 Juli, perjalanan dilanjutkan dari Bandung menuju Sumedang 20 mil , pemandangan dipuncak gunung indah sehingga menimbulkan keingginan untuk membuat gambar dengan pensil.Sumedang merupakan daerah perdalaman yang indah,
Pada tanggal 2 Juli, perjalanan dilanjut-kan ke Cheribon , 59 mil. Sepearuh jalan mendaki bukitvdari puncaknya dapat dilihat pemandangan negeri.
Sesudah meliwati sungai, jalan merupa-kan dataran rendah yang meliwati kebun gula (tebu) dimana beberapa ratus orang Tionghoa kelihatan bekerja diindustri . perjalanan diteruskan ke Cheribon.
Kemudian setelah beristitrahat satu hari perjalanan dilanjutkan ke Tagal(tegal).untuk melihat Kuburan Susunan Tagal-Wange salah seorang kaisar Jawa tempo dulu.
Pangeran ini diturunkan dari tahta dua ratus tahun yang lalu dan diracun oleh putranya, sisa tubuhnya dipindahkan dari ceribon ketempat ini.
Pada tanggal 5 Juli, meninggalkan Tegal satu jam sebelum hari terang dengan sebuah tim terdiri dari 6 kuda Jawa yang berlari 12 mil per jam.
Di Mungal Saree, yang terletak dikaki gunung, kuda diganti disini dengan pengangkut lain kkarena tidak cocok untuk kuda pos,
Pada tanggal 6 Juli, dari Bomiajoe(BumiaYu) perjalanan diteruskan ke Pelakaroean menuju Banjoemas, dari sini mengunjungi Karung Bolang (Karang Bolong ) dimana banyak sarang burung, seratus dua puluh lima pikul dikenakan meterai 750 ribu Rupiah Jawa.
Setelah perjalan 38 min sampai di Kubooman (kebumen), distrik kecil dengan asistent Resident.
Pada tanggal 8 Juli, perjalan dilanjutkan 28 mil ke pusat pemerintahan residensi Bagelain , selanjutnya tanggal 10 juli menuju Poorwaredjoe(Purworejo) dan terus ke Magelang, dalam jarak 20 mil.
Borobudur terletak 9 mil dari Magelang dan 2 mil dari Boro-Bodor Mundoot (Mendut), candi ini ditemukan 15 tahun yang lalu oleh Residen Koodoo(Kedu) Mr Hartman.
Pada yanggal 13 Juli, kami menuju Salatiga, Desa ini terletak 1800 kaki daripermukaan laut, kemudian meninggalkan salatiga menuju Semarang tanggal 14 Juli.
9)Maurik,Justus van; Indrukken Van een Totok Indische Typen en schetchen.Traveling around Java and Sumatra, Amsterdam,1897.with the early photography of Indonesia archiphelago.

II. Buku Lama Terbitan Dalam Negeri Indonesia
1)Legenda Untung Surapati,Abdul Muis,Balai Pustaka,Jakarta,1950.


Perjalanan Untung Surapati dari Batavia, ke Banten, Cheribon dan Mataram untuk menyelamatkan dirinya dari kejaran Kumpeni dan penipuan kumpeni dalam mencari pangeran Purboyo di Banten serta menyelamatkan isterinya ke Cheribon dan Mataram.
a). Situasi Benteng VOC di Batavia
b) Tempat pelarian Pangeran Purboyo dari istananya Trilaya ke Banten.
c)Perjalanan ke Istana Cirebon dan Mataram

2) Masih banyak lagi buku terbitan dlam negeri,karena keterbatsan waktu dan tempat tidak ditampilkan,silahkan lihat di web blog penulis hhtp://www.Driwancybermuseum.wordpress.com cari (serach) pameran buku lama Indonesia.

selesai@hak cipta Dr Iwan Suwandy 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s