Pameran Dan Bedah Buku Pemenang hadiah Nobel Pearl S. Buck

PEARL S. BUCK WINNER PRIZE PRIVATE COLLECTIONS EXHIBITION

   

PAMERAN DAN BEDAH BUKU PEMENANG HADIAH NOBEL PEARL S.BUCK

Untuk menambah pengetahuan para pemaca tentang penulis yang memperoleh hadiah nobel Pearl s.Buck, pada hari ini tealh dilakukan pameran dimuseum dinuia maya koleksi tentang penulis tersebut,dan Bedah buku karangnya dilengkapi dengan autobiografi ybs. Berhubung karena keterbatatas tempat dan waktu hanya beberapa illsutrasi yang ditampilkan, bila penasaran silahkan lihat di museum dunia maya tersebut.

Driwancybermuseum’s Blog

tarian betawi tempo dulu                 

                           WELCOME COLLECTORS FROM ALL OVER THE WORLD

                          SELAMAT DATANG KOLEKTOR INDONESIA DAN ASIAN

                                                AT DR IWAN CYBERMUSEUM

                                          DI MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.

_____________________________________________________________________

SPACE UNTUK IKLAN SPONSOR

_____________________________________________________________________

 *ill 001

                      *ill 001  LOGO MUSEUM DUNIA MAYA DR IWAN S.*ill 001

                                THE FIRST INDONESIAN CYBERMUSEUM

                           MUSEUM DUNIA MAYA PERTAMA DI INDONESIA

                 DALAM PROSES UNTUK MENDAPATKAN SERTIFIKAT MURI

                                        PENDIRI DAN PENEMU IDE

                                                     THE FOUNDER

                                            Dr IWAN SUWANDY, MHA

                                                         

    BUNGA IDOLA PENEMU : BUNGA KERAJAAN MING SERUNAI( CHRYSANTHENUM)

  

                                                   SPONSOR OLEH

                                                    SPONSOR VIA

                                                    KLIKSAYA.COM

tarian betawi tempo dulu

                         WELCOME TO THE MAIN HALL OF FREEDOM               

                     SELAMAT DATANG DI GEDUNG UTAMA “MERDEKA” 

       

A.FRAME : THE EXHIBITION OF PERAL S.BUCK PRIVATE COLLECTIONS

SHOWCASE ONE : THE VINTAGE PROFILE PICTURE(FOTO LAMA)

SHOWCASE TWO:” THE OLD PEARL S.BUCK ‘S BOOKS”(BUKU LAMA)

SHOWCASE THREE: THE RELATED P.S.BUCK MEMORABILIA COLLECTIONS

B.ACARA BEDAH BUKU PEARL S.BUCK BY Dr IWAN SUWANDY,MHA(Dr IWAN S)

1. KUMPULAN CERPEN (THE SHORT STORY OF P.S.BUCK)

.

Judul cerpen :KELUWESAN

Kereta api sesak dan ia datang terlambat. Pad penglihatan yang mula-mula sangat tergesa-gesa ke muka dan ke belakang ia berepikir tidak ada lagi tempat duduk yang kosong. Kemudian disebleah ke tengah tampak olehnya perempuan duduk seorang diri. Ia bimbang, perasaannya tidak menyukai duduk disamping seorang perempuan yang tak dikenalnya. tetapi pada saat terakhir hari-hari kesibukannya itu. Ia merasa pula tidak akan tahan berdiri tegak sejaam lamanya. Kereta bergoyang dan bergerak ke depan. Dialah penumpang yang terakhir dan itu pula tempat duduk yang terakhir. Ia telah memasuki tiga buah gerbong. Ia berdiri agak bimbang, tas kulitnya terasa memebrat ditangannya dan teringat akan hari-hari biasa yang menyenangkan, biasanya, ia melangkah ke luar gedung kantornya terus masuk ke sebuah mobil yang memakai air-condition yang sejuk. tetapi Dixson yang malang, sopirnya , telah terkapar di suatu tempat df sebuah hutan, diduga telah mati. Ia adalah seorang sopir yang baik, seorang uang bersifat tenang, masih muda, berhati-hati dan pendiam.

Dia tiba=-tiba merasa amat lelah untuk terus berdiri dan ia mencoba masuk ke tempat yang kosong itu ” Adakah yang empnya tempat ini?” katanya bertanya kepada perempuan itu dengan tidak memandang kepadanya. “Tidak , tidak ada” jawabnuya dengan suara yang lantang. Ia mengangkat tasnya keatas dan mencoba untuk mendapat tempat di atas tempat barang, tetapi bungkusan-bungkusan penumpang penuh sekali dan merasa tidak yakin akan keamanannya. Dengan membungkukkan badannya kepada perempuan itu, ia melihat kebawah. Perempuan itupun melihat keatas dan pandangan keduanya bertemu. Ia agak terkejut dengan tidak diduga-duganya. Perempuan itu luar biasa cantiknya. ” Saya khawatir , tiada aman di sini,” katanya agak gugup. ” Saya yakin , tidak aman”, jawab perempaun itu dengan pasti. Ia mengambil tas itu kembali dari tempat barang. lalu duduk dan meletakkan tas itu diantara kedua lututnya.

2.PEARL S. BUCK’S ” A HOUSE DIVIDED”

Dalam jalan ini  Wang YUan, putra Wang The Tiger,pertanakali dalam hidupnya telah memasuki rumah timur dari kakek Wang Lung. Wan YUan berumur sembilan belas tahun ketika ia pulang kerumah dari selatan sejak bertengkar dengan ayahnya.  

Pada malam musim dingin ketika salju sekarang dan  diluar lagi agin utara terhadap  “The Lattices” Tiger  duduk sendiri di Ruangan Utama, memanaskan diri pada nyala  api batubara dalam tungku perapian, yang ia sangat senang lakukan, dan selalu bermimpi bahwa pada suatu hari putranya akan pulang kembali kerumah , seorang lelaki, tumbuh dan siap  untuk memimpin tentara ayahnya untuk kemenangan sebagai rencana yang telah dibuat Tiger tetapi tak dapat dilaksanakan karean usia. Pada malam itu ,Wang Yuan, Putra tiger, pulang kerumah ketika tak seorangpun mengharapkannya.

Ia berdiri dibelakang ayahnya, dan Tiger telah melihat anaknya dalam seragam baru untuk nya. Uniform dari Revuliosionis yang merupakan mush dari seluruh tuan tanah Perang seperti Tiger. Ketika seluruhnya  berarti penuh bagi  perjaungan untuk keluar dari impiannya dan ia melihat anaknya dan ia menghunus pedang  yang selalu disimpan disampingnya dan ia hampir membunuh anaknya seperti ia membunuh musuhnya. Tetapi untukpertama kali dalam hidupnya, putra Tiger meperlihatkan kemarahan yang ia miliki terhadap ia yang ia tidak pernah perlihatkan sebelumnya kepada ayahnya. Ia melepaskan mantel birunya dan membuka dadanya yang muda, coklat dan halsu dan ia berteriak denagn suara keras :’ Saya tahu kami akan ingin membunuh saya-“it is your old and only remedy! Bunuh sya, kemudian.”But even as he cried the young man knew his father could not kill him. He saw his father’s upraised arm drop slowly down and the sword fell mildly through the air and staring at his father steadily, the son saw his father’s lip tremble a sthough he would weep, and he saw the  old man put his hand to his lips to tumble at his mouth to steady it (betapa indahnya rangakian kata-kata sederhana dari tulisan penulis ini, sehingga saya tak berani menterjemahkannya, lebih lanjut silahkan pembaca membaca kisah tersebut dari buku yang merupakan trilogi terakhir ” A House Divided “dari “House Of Earth dan The Good Earth, Sons. yang telah memnangkan pengharga tertinggi dlam bidang sastra-pen)

3.The Good Earth-(Tanah Yang Baik, yang terbit dalam tahun 1931,)

buku ini  telah mendapatkan perhatian luar biasa dan dalam tahun 1932 memperoleh penghargaan Medali Howells dan Hadiah Pulitzer. Romannya ini telah diterjemahkan kedlam berbagai bahasa dan telah tersimpan di berbagai perpustakaan Internaional. Cerita ini merupakan bagian pertama dari tiga serangkai (trilogi) karya sastranya yang terkenal : The Good of Earth,Sons(1932) dan A house Divide (1935). dengan membaca ketiga buku ini kita akan melihat suatu lukisan masyarakat dan kehidupan benua tua yang sangat menarik dan dalam perkembangan kemanusiaan yang dapat dikatakan telah tua pula.

Dalam The Good earth, dilukiskan dengan cara menarik, seorang anak petani yang miskin dan karena miskinnya ia trerpaksa memperisteri seorang perempuan bekas budak dari sebuah rumah besar dikota. dengan bantuan perempuan itulah ia akhirnya dapat memperbaiki dan meningkatkan hasil pertaniannutya sampai ia menjadi seorang petani kaya di desanya, telah berhasil memiliki tanah yang luas dan mendapat kedudukan yang terpandang diantara petani-petani sedesanya itu. Hasil yang telah dicapainya melalui berbagai-bagai kesulitan , penderitaan dan perjuangan yang berat. Lukisan tentang kehidupan dan perjuangannya itulah yang telah digambarkan ole Pearl s. Buck dengan indah sekali

4. buku tentang keluarganya

Mereka dikarunia seorang anak perempuan yang kemudian diceritakan dalam sebuah tulisan :”THe Child Who Never Grew”  menceritakan tentang anak perempuannya, dan   The fighting Of Angel (1936)tentang  riwayat hidup ayahnya dan The Exile(1936) riwayat Ibunya yang terbit bersama dengan the Spirit and The Flesh

3. THE AUTOBIOGRAPHY OF PEARL S.BUCK(autobiografi)

a. Pengarang Amerika yang kenamaan dan telah menerima hadiah nobel bidang sastra 1933 

b. Lahir Hillsborough Virginia Barat USA,26 Juni 1892. Meninggal 6 maret 1973 dirumahnya di Danby,Vermont, USA

*rumah kelahiran Pearl.

Ketika baru berumur 3 bulan orang tuanya kembali ke Tiongkok, lihat foto keluarga Pearl S. Buck

 dan segera bergerak di Sinkiang ,di lembah Sungai Yangtze dan kotanya yang ramai itu. Ia lebih dahulu mempelajari bahasa mandarin dari bahasanya sendiri, bahasa Inggeris. Ia selalu meminta kepada pengasuhnya yang telah tua (lihat difoto keluarga diatas ,barisan belakang-pen) dipanggil dlam bahasa mandarin :AMAH, supaya menceritakan kepadanya cerita Budha dan tentang Magik dan naga serta hantu yang bersarang di pohon-pohon (Pearl sangat beruntung mendapatkan pembantu yang pintar,sehingga tak jadi autism-pen). Kepada ibunya sendiri ia selalu meminta supaya diceritakan kepadanya tenatng anak-anak Virginia Barat, yang tak pernah diketauinya(para ibu yang memiliki anak atau calon ibu, bacalah banyak buku cerita anak agar tidak kewalahan antinya dan embairkan diasuh pembantu bodoh, akibatnya anaknya ngamuk,hiperaktif jadi anak autism atau pemurung depressi susah berkomunikasi dan berbicara-pen)

Ibunya seklau mendorongnya supaya ia menuliskan apa yang telah dilihatnya, didengarnya dan apa yang telah diraskannya dan kemudian ibunya pula yang telah mengirim tulisan-tulisannya ke majalah minguan anak The Shanghai Mercury. banyak diantara tulisan Pearl yang masih anak-anak itu dimuat dalam majalah itu. Setelah berusia 15 tahun ia dikirim ke sebuah sekolah berasrama di Shanghai dan pada usia 17 tahun ia memasuki Randolp Macon Collage untuk wanita di Virginia. Ia segera menjadi Ketyua Kelas dan pernah memenangkan dua buah hadiah satera pada tingkat senior. Kemudian ia merasa, ia tidak akan dapat mengikuti kuliah, karena ia tahu kemauannya dan kemampuannya sangat berbeda dengan gais-gadis yang lain, tetapi kemudian kenyataannya ia dpat juga mencapai gelar kesarjanaanya. Setelah menamatkanpelajarannya , ia kembali ke Tiongkok dan didapatkannya ibunya sedang sakit keras. dua tahun lamnya ia terpaksa merawat ibunya. Waktu mengaush baginya dipergunakan untuk berjalan-jalan dan berbicara dengan kawannya orang Tiongkok (penulis mengalami hal yang sama hampir lima tahun menjaga almarhum ibu tersayang, dan satu tahun tiga bulan merawat dengan tangn sendiri tanpa pengasuh,memberikan kesempatan membuat web Blog dan menulsi hampir empat ratus artikel -pen)

c. riwayat Keluarga:

1) ayah A.Sydenstricker,guru injil kepedalamn Tiongkok,sehingga Pealr.pada masa kanak-kanak telah berkenalan ke mana-mana bersama-sama dengan orang tuanya dipedalaman benua Tiongkok. 

2) Suami :

(1)suami pertama Dr J.L.Buck seorang penginjil, tinggal 5 tahun diTiongkok Utara dan 10 tahun di Nanking.

Dalam tahun 1917 Pearl kawin dengan Dr John Lossing Buck, seorang ahli pertanian juga anggota misi Amerika kw e Tiongkok. Kemudian sesudah menikah mereka pindah ke nanking, keduanya menjadi dosen di Universitas dikota itu. Mereka dikarunia seorang anak perempuan yang kemudian diceritakan dalam sebuah tulisan :”THe Child Who Never Grew” Pearl memiliki watak yang keras, diearisi dari ibunya. ibuntya telah meyakinkannya dari kecil, ia menentukan dan bertanggung jawab atas kehidupannya. Sikapnya tergambar daalm keberaniannya mengkritik misi Kristen di tiongkok atau kritik-kritiknya kepada orang kulit putih dinegeri itu. dalam tahun 1939 ia terpaksa minta cerai denagn suaminya yang pertama.

(2) Suami ke dua Richard J.Walsh

Perals sesudsh bercerai kawin dengan R.J.Walsh, penerbit karyannya . menurut cerita pewrkawinannya kedua ini didahului oleh suasana percintaaan. karena ia merasa perkawinannya dengan Buck tidak mungkin diteruskan. tahun 1944 saat kembali ke Amerika serikat, R.J.Wals yang kemudian membuka perkebunan di Pennsylvania dan menetap disana.

*rumah pribadi Pearl.

Suami Kedua  R.J. Walsh, yang kemudian membuka perkebunan di Pennsylnanya serta menetap disana.

3) Pendidikan : Dasar di Shanghai Tiongkok dan melanjutkan ke Randolp Macon College di Virginia USA.

4) Karya terkenal  29 novel dan beberapa kumpulan cerita pendek. Karyanya yang terbaik The God Of earth tahun 1932 memperoleh penghargaan Medali Howells 1931 dan hadiah Pulitzer 1933, yang kemudian menghantar dia memperoleh hadiah nobel 1933 (saat ini sekaliber dia penulis waita J.K.Rowling penulis kisah  Herry Potter-pen). Menurut suatu sumbe dikatan, ia tealh menulis 84 buku diantaranya termasuk 29 buah novel yang berharga, beberapa buah kumpulan cerita pendek. Setengah lusin cerita pendeknys disarikan dari “With A Delicate Air”.

Bukunya yang pertama yang sangat dikagumi,ialah  Angin dari Timur, Angin dari Barat ,yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahsa, kedalam bahsa Indonesia telah disalin oleh almarhum Ibu Sa’adah Halim melalui terjemahannya dlam bahsa Belanda dari judul aslinya” East Wind,West Wind”, terbit dalam tahun 1930

Buku kedua “The Good Earth-Tanah Yang Baik, yang terbit dalam tahun 1931, yang telah mendapatkan perhatian luar biasa dan dalam tahun 1932 memperoleh penghargaan Medali Howells dan Hadiah Pulitzer. Romanya ini telah diterjemahkan kedlam berbagai bahasa dan telah tersimpan di berbagai perpustakaan Internaional. Cerita ini merupakan bagian pertama dari tiga serangkai (trilogi) karya sastranya yang terkenal : The Good of Earth,Sons(1932) dan A house Divide (1935). dengan membaca ketiga buku ini kita akan melihat suatu lukisan masyarakat dan kehidupan benua tua yang sangat menarik dan dalam perkembangan kemanusiaan yang dapat dikatakan telah tua pula. .

5. Riwayat Hidup

Ia juga menerbitkan riwayat hidupnya sendiri dalam buku berjudul ” A Bridge fro Passing “tahun 1963. dalak novel ini ia melukiskan peristiwa-peristiwa kemasyarakatan yang sangat menarik. Pearl S. Buch tidak diragukan alagi, sungguhnya telah melihat dan mempelajari suasana dam keadaan masyarakt pribumi di Tiongkok dari Utara sampai ke selatan. Dapat dikatakan ia menguasai dan memahami jiwa eakyat Tiongkok sedalam-dalmnya dan itulah yang telah diceritakannya dengan bahasa yang tenang dan hidup serta mempesonakan barangsiapa yang membacanya.

Bacaannya antara Mark Twain,Thackerav, George Eliot, Walter scott, terutama Charles Dickens yang telah mulai dibacanya sejak berusia emapt tahun, menurut Th.F.Harris ,penulis biografinya, Dicken lah yang lebih banyak berpengaruh dalm tulisannya( akan dibedah buku Charles Dicken setelah ini,agar cerita berlanjut-pen)

Pearl s Buck tidak hanya menaruh erhatian kepada dunia anak-anak tetapi juga pada masa depannya. Kekayaannya bersal dari buku-bukunya yang bnayak itu sebagian besar diserahkannya kepada yaysan Pearl s BUck, sebuah organisasi yang bertujuan membantu akan-anak Asia yang telah didirikannya dalam tahun 1946. Drai bukunya “The Good Earth” dalam tahun 1931 saj telah terjual sebanyak 1.811.500 buah, bayangkan berapa banyak honorarium yang diterimanya. Yayasan itu tealh menolong sebanyuak 2000 orang anak yatim piatu dari lima negara. ia sendiri juga memelihara anak-anak yatim piatu sampai 150 orang banyaknya.

KESIMPULAN

1. Pearl s Buck seorang pejuang kemanusiaan, seorang humanis, seorang pejuang kemasyarakatn dan seorang pengarang besar.

2.Pearl s.Buck telah memnangkan hadiah Nobel untuk bidang Sastra tahun 1938 dan namnya sederet dengan pengarang dunia yang trenama, serta Wanita Amerika pertama yang telah memenangkan hadiah itu.lihatlah tanda tangannya sebagai kenang-kenangan bagi pembaca , bacakanlah ceriatnya bagi ank anda agar nanti dapat mewarisi semangat Peral s. Buck Amin

The end@copyright Dr Iwan S. 2010

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s