Bedah Buku Anak Minangkabau “Cerita Nenek Puti Rabiah”

Bedah Buku Anak Minagkabau “Cerita Nenek Puti Rabiah”

Buku cerita anak traditional sudah jarang diterbitkan,padahal   penting untuk membina sosial budaya etnis Indonesia agar generasi mendatang tidak  lupa tradisi kampung halaman akibat  di serang oleh golbalisasi,  untuk mecegah hal itu terjadi marilah kita lakukan Bedah Buku untuk merangsang pengumpulan tulisan  etnis atau  “folklore” .

Buku Dongeng  Anak Etnis Minangkabau ini , kita bedah , agar generasi muda terangsang untuk mengumpul dongeng yang sama dari etnis lain di Indonesia   selagi para nenek masih hidup, bacalah dengan saksama buku karangan Ny. Limbak Cahaya, Cerita-Cerita Nenek Puti Rabiah,terbitan Pustaka Pradnya Paramita, Jakarta, 1975 :

I. KATA PENGANTAR

Dalam tahun 1926, waktu Dr Sam Ratulangi datang bertamu ke rumah kami di Serio-Menado, beliau bertukan pikiran dengan saya(penulis buku Ny Limbak), tentang minat beliau hendak mengumpulkan dongeng,cerita kuno(mitos dan legenda) dari seluruh pelosok Indonesia, untuk dibaca anak-anak kita agar mereka tahu, bahwa bukan negara lain saja yang mempunyai “Fairy tales”.

Beliau manayakan apakah saya, selama menjadi guru di Sumatera Barat , menginggat mengumpulkan dogeng disana dan seterusnya menyampaikannya kepada murid-murid.

Lebih 20 tahun kami tiada berjumpa atau berkirim-surat. Sekembali Beliau dai perasinagn di Jogya tahun 1948, beliau datang menjumpai saya percakapan utama terutama tentang buku dongeng anak etnis Indonesia.Tak lama antaranya beliau meninggal dunia. Sayang sekali naskah dogeng anak yang beliau persiapkan untuk diterbitkan tidak bertemu.

 (Saat ini  tak kedengaran hal seperti diatas , bila para  nenek kita sudah meninggal, habislah sudah pusaka nenek moyang kita,sehingga kita harus beli buku terbitan asing  berisi   dongeng  Bangsa Asing, seperti Mickey Mouse dan Pinokio Walt Disney, akibatnya generasi mendatang lebih mengenal tradisi asing daripada kampung halamannya sendiri , sungguh memprihatinkan, ayo generasi muda mulai  ikuti petuah Dr Sam Ratulangi tersebut-pen)

II. CUPLIKAN  DOGENG DARI MINANGKABAU (SUMBAR)

1. ORANG RATIH (Si CEBOL)

” Sekarang semua sudah siap dan kita persilahkan Pak Celeng masuk kenegeri kita” kata utusan yang baru tiba dari dlam. Sekalian bebanku dibagi-baginya membawa :” Mesiu ini nati tak terbakar dengan sendirinya?” kataseorang ” kadang-kadang ini nanti tak meloncat dari sakunya?” tanya yang kedua.

“jangan takut! Kalau tidak melihat perburuan kita semuanya tidur pada tempat masing-masing”, sahutku sambil bergurau. Barulah senang hati mereka.

Aku tak sanggup berbuat apa-apa. Dengan patuh aku kerjakan apa perintah mereka. Perjalanan merangkak masuk aku mulai.(maaf illustrasi gambar lukisan tanpa nama ini, sangat kabur tapi tetap menarik,sebab dilukis pelukis rakyat Indonesia.-pen)

 2.PERKATAAN YANG LEMAH-LEMBUT ANAK KUNCI HATI SEGALA MAHLUK

Pada suatu ketika negeri Pandan lebar sangat miskin. Ternak banyak yang mati dan tanaman tak ada hasil.Drai sekian bnayak mahluk yang ada dalam negeri itu hanya tikuslah yang masih makmur. Dengan giginya yang tajam dibuatnya lobang didinding lumbung dan kemudian diangkutnya kaum keluarganya kesana makan sekehendak ahtinya. beberapa menit perjalana dari situ adalah dangau tempat kucing diam dengan anknya si Miau. Hidupnya hanya dari binatang jelata saja, sebab yang empunya tiada makan nasilagi dan biasa tiada dirumah. Si kucing badannya lesu dan berkudis bulunyaruntuh dan suaranya parau sebab kurang makan. Dia berpikir “Sebelum aku mati aku hendak makan nasi lebih dahulu, Lalu dipanggilnya anakanya :

Anakku Miau, pergilah engkau. Mendapatkan Mak Tikus di Lambung padi. Dimana pintu lumbung dikunci mati. Mintalah segengam , dua gengam, katakan banjir merundung Ikan, Beraspun tak ada yang akan dimakan. Baik-baik kamu bertemuMak Tikus, beradat keras. Pun sangat menghemat padi dan beras.

Tiba-tiba Mak Tikus memandang ke pintunya, sebab didalam rumahnya sekonyong-konyong menjadi gelap. Maka terkejutlah ia memandang Kucing musuhnya, dan bersiap hendak lari, tetapi terdengar olehnya anak kucing berkata :” Mak Tikus, denga, say berkabar. Ibuku sekarang kekurangan beras, Mak Tikus tolonglah hendaknya lekas. Tak ada makana. daging dan Ikan. Banjir mengenangi padi disawah . sangat melarat orang dibawah.

Tikus mendengarkan seruan demikian itu amat geli hatinya dan tersembung gelaknya, karena selama ini bangsanyalah yang biasa memohon belas kasihan supaya jangan dia dianiaya dan dimakan kucing, tetapi tahun beredar , zaman bertukar, maka sekarang tikuslah yang berkuasa. Hidup ii seperti roda, ada masa naik ada masa turun. kini masa naik gengsi bangsa Tikus. Kesempatan ini akan dipaki sebaik-baiknya untuk membalasdendam dan kucing boleh menebus dosanya, Lalu sang Tikus berkata :” Anak siapakah, begitu tingkah. Berseru di halaman dengan angkugnya. Tidak memperkenalkan siapa dirinya ?.

Si Miau terkejut mendengarkan penghinaan tikus itu dan darahnya menyembur sampai ke telingganya, dengan suara gugup dia menjawab :”Saya, Mak Tikus. Si Miau Bagus. Anak Mak Kucing di Lurah Bintang. Meminjam padi barang segantang.

Ha-ha, cip-cip tertawa gelak Mak Tkius.dengan sombongnya dan tajam ia menjawab :” Padi tidak ada, Beraspun tak ada. Untuk anakku pulang Liburan. Pad ‘ku masih jadi pikiran.

Si Miau menceritakan penghinaan tikus itu dari mula sampai akhirnya. Ibunya menangis.Ia tahu bahwa anaknya tiada memenuhi sayarat dan berkata :” Miau,anakku. Tahu kamu! Meminta,meminjam sesama kita. Hendaklah tahu kunci rahasia! . lalu ibunya menerangkan kepada anaknya sejelas-jelasnya.

Setelah itu pergilah Si Miau kembali kelumbung tadi , ketika sampai ke pintu lumbung itu ia berseru dengan suara yang merdu ” Salam dan Hormat. Beserta khidmat. dari Jauh beta kemari, mendengar disini tinggal bidadari.

Mendengar itu Mak Tikus lemah hatinya dan membalas:”Siapakah gerangan dalam pekarangan, mohon bertemu yang empunya rumah. Silahkan naik bertramah tamah”

Inilah saat yang ditunggu si Miau, dengan cepat melompatlah ia dan memeras dirinya melalui lubang tikus. kedua-duanya berpandang-pandang sejurus, kemudian si Miau berkata :” Alangkah bagusnya, Istana Tuna hamba. Kamana-mana ia termasyhur. Penduduknya baik ,hidupnya makmur.

(dogeng dihentikan sampai disini, nanti terlalu banyak tempat terpakai, dari kisah ini dapatlah sang anak yang mendengarkan dogeng, menerima  masukan pelajaran bahwa bila ingin meminjam atau meminta bantuan kepada orang, dari musuhpun dapat diperoleh asalkan dengan tutur kata yang ramah dan lemah lembut.-pen)

III. KESAN PENULIS

1.Setelah membaca tulisan singkat ini, bila penasaran intip web blog penulis,karena masih banyak lagi dogeng dalAm buku ini dan bnayak koleski folklor lain koleski penulis , hanya dua dogeng saja yang dicuplik.

2.  Seluruh informasi dari bedah buku ini,diharapkan dapat menjadi pendorong bagi generasi muda untuk melakukan hal yang sama sesuai saran almarhum Dr Sam Ratulagi, kendatipun naskah tulisan Dogeng yang beliau persiapan tak sempat diterbitkan, sesudah meninggal malah naskah tersebut tidak ditemukan lagi oleh pihak keluarga, jika masih ada keluarga beliau penulis mohon informasi tentang naskah tersebut.

3. mohon maaf tulisan ini sangat singkat pasti banyak kekurangannya.

Selesai@hak cipta Dr Iwan suwandy,MHA 2010

Info lengkap hanya untuk anggota premium saja, segera daftarkan dirin anda liwat comment.

2 thoughts on “Bedah Buku Anak Minangkabau “Cerita Nenek Puti Rabiah”

  1. wahyuni August 30, 2013 / 11:50 pm

    salam Bapak, semoga bapak selalu berada dalam keadaan sehat sejahtera dan sukses senantiasa dalam menjalankan kegiatah sehari-hari hendaknya.
    perkenalkan, saya wahyuni mulia helmi, saat ini saya sedang mengikuti perkuliahan S3 program pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. membaca tulisan Bapak saya sangat tertarik untuk mengetahui lebih dalam mengenai foklor yang ada di minang kabau (foklor minangkabau adalah salah satu minat saya).

    sehubungan dengan hal itu mohon kira saya diberi kesemptan untuk mendapatkan akses pada cerita-cerita tersebut.

    atas perhatian Bapak, terima kasih

    • iwansuwandy September 1, 2013 / 5:49 am

      YTH Wahyuni,
      terima kasih Sri Wahyuni sudah berkoordinasi dengan saya, jika nda berminat tentang foklor minangkabau akan saya carikan dari koleksi saya,tetapi ini membutuhkan waktu dan biaya, jika anda berminat silahkan berfkoordinasi liwat email saya
      iwansuwandy@gmail.com
      pertama silahkan mengupload identitas anda berupa kopi KTP dan riwayat singkat pekerjaan dan pendidikan , ini untuk sekuriti dan pencegahan hackers internet saja.
      sertelah itu daftar buku foklore minangkabau yang anda sudah miliki, berapa banyak buku yang anda inginkan , saya akan siapkan dalam sebuah CD-Rom keinginan anda ,dan ini butuh waktu yang cukup lama dan biaya, berapa kesediaan anda membantu biaya operasional saya buat satu buku folkore.
      Jika ada kesesuain akan saya garap bersama staf saya setelah anda mentransfer biaya tersebut ke rekening bank saya di BCA.
      Salam dari
      Dr Iwan Suwandy,MHA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s