Koleksi Peringatan Rosihan Anwar

 

* foto Rosihan Anwar dari ekplorasi Google

Rosihan Anwar adalah seorang putra Minangkabau berasal dari Kubang Payakumbuh Semuatera Barat(desa yang terkenal dengan mertabaknya-pen) , penulis kenal dengan saudara beliau , alm. Brigjen Pol Johnny Anwar,mantan kepala Polisi Kota Padang masa Revolusi Kemerdekaan,saat bertemu beliau Kastaf Kapala Komisariat Kepolisan -Kapekom Sumbar (saat ini WaKapolda-pen) , dan   putrinya Wendy Anwar satu sekolah di SMA Don Bosco Padang. Salah seorang keponakan Rosihan Anwar adalah Jurnalis dan presenter Metro TV yang terkenal Desi Anwar.(yang meninggal adalh Ny Zuraida Rosihan Anwar-pen)

Tahun 2009 yang lalu  , beliau  masih sempat  ditemani oleh anak dan mantunya , melakukan napak tilas Konperensi Meja Bundar(KMB) keNegeri Belanda, beliau satu-satunya masih hidup dari peserta dan wartawan Indonesia   konperesi tersebut tahun 1949.

Untuk mengenang  jasa Beliau  , penulis mengutip tulisan Redaksi Harian Merdeka , dalam majalah edisi khusus bulan Pebuari  1946 untuk memperingati  Enam Bulan Proklamasi Kemerdekaan RI  dengan judul tulisan  ” REMPAH-REMPAH SEKITAR DAPUR MERDEKA”. hal 121-122. (koleksi pribadi Penulis,ejaan sudah disesuaikan)

“Mas Rosihan menjadi motor dan pendorong bagi Redaksi. Ciptaannya untuk kemajuan teknik surat kabar, tidak kurang hebat dari ciptaannya untuk sandiwara “Maya”. Buku-buku tentang jurnalistik dan Dunia Persuratkabaran banyak dibacanya dan kini ia sedang mempraktekan apa yang ditemuinya dalam buku-buku itu.

Sebagai ahli”headline” yang suka kepada sensasi yang sehat, tidak puas jika Koran hanya memakai huruf-huruf “bodoni” dan “memphis” atau “poster bodoni”, tapi harus memakai huruf-huruf Tebal semacam “erbar” dengan “onderkop”(dibawah judul-pen) “caison” yang kursif.

Ia mempunyai kekuatan dalam sastra, tulisannyapun lain daripada yang lain. Juga saudara ini, selain mempunyai jenggot sebagai Bung Diah(Pendiri Harian Merdeka B.M.Diah-pen) dan “cambang”-nya cambang perjuangan , juga orientasinya internasional (luas).

Jiwa seninya kadang-kadang berkumandang dibelakang meja tulis dan kalau membuat keterangan-keterangan gambar, bukanlah lagi kata-kata biasa yang memancar dari jiwanya , tapi kata-kata “Sajak” yang terkenal.

 Apalagi kalau menghadapi alam, tari-serimpi, keluarlah kata-kata sebagai demikian : “Mendayu-dayu bunyi gemelan, Ayu-ayu paras rupawan, lentik-lentik jari tangan….” dan seterusnya .

Ia pandai menceritakan pengalaman-pengalamanya,sehingga sering Bung Diah dan Mas Win, menekan perut tertawa terbahak-bahak mendengarkannya. Yang lain-lain melihat ia mendongeng dengan aksentuasinya yang jitu-jitu, tinggal melongo saja…mesem-mesem , tertawa rama-ramai. (sayang beliau tidak hadir saat Hari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, karena terbaring di RS karena menderita penyakit,seperti yang ditulisnya dlam majalah ini-pen).

Dongenganya tentang Surabaya, Semarang, Bandung dan lain-lain tempat lagi, yang diwaktu yang akhir-akhir ini sering dijalaninya selaku wartawan , sangat menarik. Digambarkannya semua itu dengan kata-kata yang lucu dan gembira.

Brewoknya wartawan muda ini, tak dapat dikatakan istimewa, tapi agaknya mempunyai…..”guna-guna” , karena setiap orang yang melihatnya tertarik. Tenaga langsung yang bekerja bersama-sama Engku Brewok yaitu  Mas Achmad, yang kini menjadi “Make -up Editor”, dengan teori-teori yang direncanakan oleh Engkoe Brewok sendiri.

Demikianlah kenang-kenang penulis kirim buat seluruh keluarga Besar almarhum Nyonya Zuraida Rosihan Anwar. Mohon maaf apabila kutipan tulisan tersebut diatas kurang berkenan bagi keluarga Beliau.

 Marilah kita berdoa semoga Bapak Rosihan Anwar diberikan ketabahan dan dipa njnagkan umurnya oleh Yang Mahakuasa.

Tujuan penulis adalah memberikan informasi agar bagi generasi penerus  agar  dapat mengenal beliau  lebih baik ketika  masih berumur  Muda dengan gelar “Engku Brewok.”

Selesai @hak cipta Dr iwan Suwandy,MHA 2010

 . .

2 thoughts on “Koleksi Peringatan Rosihan Anwar

  1. Ali Baswedan September 5, 2010 / 12:08 pm

    Pak Iwan, yang meninggal dunia istrinya Rosihan Anwar, Siti Zuraida. Beritanya ada di detik.com

    • iwansuwandy September 6, 2010 / 10:19 pm

      Pak Baseewedan, terima kasih,mulanya info yang diterima slah ,tetapi sudah saya koreksi yang meninggal Ny. Zuraida Rosihan Anwar, dan setelah kesibukan minggu lalu ,pintu untuk pertanyaan lebih lanjut sebagai premium member saya buka lagi, silahkan ajukakan lagi ask a friend di FB saya.
      salam persahabatan dari
      Dr Iwan Suwandy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s