SI KONG TJENG DALAM INTERNIR MASA PENDUDUKAN JEPANG

KREASI Dr IWAN S BERDASARKAN koleksi pribadi Dr Iwan S ,Serial  dalam Majallah Star weekly yang asli dari terbitan tahun I no 27 ,7 juli 1946    sampai no 52 ,29 desember 1946. dalam ejaan lama yang asli @copyright Dr IWAN S 2010. iwansuwandy.wordpress.com.

STAR WEEKKLY NO. 27 ,7 JULY 1946(PIMPINAN INJO BENG GOAT, KEDMUDIAN DIGANTIKAN AUYONG PENG KOEN , YANG EKEMUDIAN DIKENAL SEBAGAI P.K.OJONG PENDIRI GRAMEDIA  DAN HARIAN KOMPAS BERSAMA BP.JACOB OETAMA-Dr Iwan s )

SI KONG TJENG MENDJADI “INSPECTIR’ DALEM KAMP TANAH TINGGI OLEH BO PAK TO (DENGAN ILUSTRASI  KARIKATUR SI  APENG-CIKAL BAKAL SI PUT ON )

Tatkala Kong Tjeng masih dalam internir,kaloe lagi iseng-iseng tida poenja kerdja’an, sering ia soeka ngelamun atawa kongkouw-kongkooew(ngomong-ngomong) sama kawan-kawannja, siOh Tek, Si Bontjel, si Kambing,Si Bengek, si Djoeling, kaloe nanti keada’an soedah berbalik, bagaimanakah rasanja, kaloe marika rame-rame bisa koendjoengi kamp-kamp interniran Djepang, dimana bangsa itoe jang nati moesti pegang rol sebagai tawanan, didjemoer berdjam-djam aken menoenggoeken kedatengan’tetamoe-tetamoe agoeng’ tjab rebab bangsa Bo Pak To, dan di mana marika moesti manggoet biar dalem, kaloe kita liwat di depannja.

Itoelah impian orang-orang jang lagi’sakit’ rasanja dihati,karena telah diperhinakan selagi moesoeh,tapi  jang terpaksa moesti  telen itoe semoea, sebab  tidak berdaja

.(selanjutnya akan di tulis dengan ejaan saat ini agar tidak mengacaukan tata bahasa, mohon maaf empek Bo Pak To tulisannya di sesuaikan agar Pak Yus Badudu tidak marah !!!! adan generasi penerus tidak binggung, lihat dulu komiknya  si -A Peng  -Dr Iwan )

Tapi sebaimana biasa sesudah keadaan betul-betul berbalik pikiranya lantas pada lain lagi,hilang segala nafsu  untuk membals sakit hati. Buat apa begitu tolol musti buang-buang tempo, pergi liatin segala cecongor Jepang yang diinternir? ( biar pun seandainya kepada kita diberikan kesempatan)

Dari pada buang-buang tempo tidak keurusan  ( tempo maksudnya waktu,era  atau Time ) bukanlah (bukannya) ada lebih baik diam dirumah sama mepro(mevrouw artinya nyonya)  dan yang belum kawin (MENIKAH)  ha ha hi hi sama (dengan)  meijes meisjes (cewek-ceweknya) ,kan (bukan) lebih sim-sek(prokem artinya nyaman-senang-sedap) ?

Maka sedari  (mulai dari) dilepas dari internir, Kong Tjeng ketemu (bertemu) kawan-kawannya belum pernah ungkat-ungkat (mengunggkap) itu ” plan (rencana) yang telah ditimbang mateng(masak-masak)’ sewaktu masih didalam (internir). Siapa nyana (sangka) dasar sudah takdir rupanya, Kong Tjeng toch musti (mesti0 jadi juga peninjau dalam kamp, tapi bukannya kamp tawanan musuh, hanya kamp dari orang-orang pelarian Tionghoa di Tanah Tinggi

Dan perginya Kong Tjeng justru  tidak dengan seantero(seluruh) klik (grup) Bo Pak To, maksudnya …ja, ia sendiri tiak tahu buat apa, cuma  lantaran (karena) diutus oleh (majallah) Star Weekly, ia jadi pergi juga. Hampir saja Kong Tjeng ‘perang sabil’ dirumah sama (dengan)  si Loan , yang kira(mengira) Kong Tjeng ke Benteng dengan maksud serong mau ngelanglang perempuan-perempuan muda, baiknya Kong Tjeng bisa (mampu) juga ‘putar-putar lidahnya’ sampai si Loan bisa dibikin (dibuat) mengerfti.

Sesampe(setelah sampai) disana, dengan teranter (diantarkan)  oleh tuan Ong Tjin SIANG< Kong Tjeng telah melihat-lihat keadaan  dengan mata ahli, maklumlah namanya sudah 40 bulan  hidup dalam kurungan, jadi boleh direken ( dikira)  propesor  juga dalam urusan begini, Umpamanya  dengan liat (melihat) seklebatan (sekejap mata saja, Kong Tjeng bisa tahu,orang pelarian itu dapat makanan cukup baik dan cukup banyak, sebab nasinya dapar dua kali sehari dan saban(setiap) kali sedikitnya masih dua kali  lipet(lipat) dari apa yang tempo hari Kong Tjeng dapat di Tjimahi. Dengan Kong Tjeng punya mata yang  sudak Skesay (rabun) pun bisa dapat  (mampu) ketahui (mengetahui) perawat cukup menyenangkan. 

BONUS RUBRIK ANTJOA ( dari majallah star weekly edisi ini)

Bab Satu . Di suatu kamar dari suatu Perkumpulan tahun 1943

Rongasku : ” TOEN HAROES KROEAR OEWANG NOEAT BRI KAPAR OEEDARA OEMTOEK BIKIN TAROEK MOESOEH’  Hartawan di Matraman “SAJA.TOEAN BESAR, SAJA KLOEAR E 100.000,-

Bab II. Di roemahnja hartawan terseboet pada boelan Juni 1946

Salah satoe Tongpauw : ‘ENGKO, KEDATENGAN KITA JALAH SOEKA MENJOKONG GOENA SOEDARA-SOEDARA KITA JANG TELAH ALAMKEN BINTJANA HEIBAT DI BEKASSIE’

Hartawan :”owe bantoe f!))>_ Tongpauw tersebut :’OEWANG BAROE.KO? Hartawan:’TIDA OEWANG DJEPANG!’

lAJAR TOEROEN. C.CK. MR CORNELIS.

(Apabila para kolektor tidak mengerti istilah Tionghoa Betawi dari Jatinegara alias Mester Cornelis tersebut diatas  , silahkan minta terjemahannya kepada empeknya  di An Tjoa, maksud paman tua etnis Tionghoa-Dr Iwan) 

The End@hakcipta Dr IWAN S 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s