Pameran lukisan Sketch Meastro Teater Arifin C Noer

Untuk meningkatkan semangat para kreator muda teater Indonesia, penulis menampilkan koleksi lukisan skets karya maestro teater Arifin C. Noer saat menyiapkan sandiwara “SUMUR TANPA DASAR” . pameran ini didedikasikan untuk mbak Jajang C. Noer Isteri beliau yang masih aktif didunia teater saat ini.

 Ternyata maestro teater  tersebut diatas , memiliki kemampuan melukis sketch yang lumayan dan pantas dipamerkan, untuk melengkapi informasi juga dipamerkan arsip dokumen dan kliping arsip dokumen  sandiwara serta kliping berita dari surat kabar yang terkait dengan karya dan kematian masetro teater tersebut.

Untuk itu lihatlah beberapa ilustrasi  skets dan dokumen Arifin C, Noer koleski pribadi Dr Iwan S. Kendatipun karena keterbatasan tempat dan waktu, hanya ditampil hanya berupa cuplikan, bila penasaran lihatlah pameran karya beliau di Museum Dunia Maya Dr Iwan dengan klik hhtp://www.Driwancybermuseum.wordpress.com. Selamat menikmati cuplikan  pameran tersebut diatas  dibawah ini :

1. Skets Persiapan Sandiwara Sumur Tanpa Dasar

*perkawinan kakek dan nenek(Arifin C.Noer skets)

Keterangan : seluruh skets dalam halaman album foto dengan kertas hitam  yang dijadikan arsip kliping, jumlah skets  ada tujuh buah, dan arsip promosi satu serta kliping surat kabar dua ditambah kliping dari Dr Iwan 3 buah.

2.Booklet promosi sandiwara “Sumur Tanpa Dasar “

Keterangan : isi info  halaman dalam booklet , terdiri dari  : 1.Pengantar.2.Para pemain.3.Staf Produksi.

3.Kliping Surat Kabar terkait dengan Sandiwara” Sumur Tanpa Dasar”

4.Kliping Berita harian Kompas  29 Mei 1995 berjudul  ” Arifin c.Noer Yang Telah meninggalkan Kita” .

Cupilkan Berita :”Arifin C.Noer (54) salah satu tokoh terpenting dalam dunia teater Indonesia, meninggal dunia di Rumah sakit Medistra Jakarta karena penyakit kanker hati minggu pagi 23 Mei 1995. Arifin telah menjalani operasi kanker di Singapura. Jenazah sutradara kelahiran Cirenon Jawa Barat, 10 Maret 1941 yang dari jalan kesenimannya telah menjadi budayawan dengan pemikiran-pemikiran yang sangat luas lebih dari dunia yang digelutinya itu dimakamkan di pemakaman Jeruk Purut Jakarta Selatan . Didampingi terus-menerus oleh isterinya Jajang Pamuntjak yang dinikahinya tahun 1979( mereka tidak pernah bercerai seperti ditulis kompas Minggu 28/3).Arifin dikaruniai dua anak. Nita Nazira dan Marah Laut, sedankan bersama isteri pertama Nurul Aini, ia juga dikaruniai dua anak,Vita Ariavita dan Veda Amritha”

PESAN PENULIS DAN PEMILIK KOLEKSI

1.Besar harapan penulis sebagai penemu Museum duniamaya Pertama di Indonesia, agar pameran ini dapat memuaskan kerinduan para pencinta teater ke pada almarhum maestro atau bapak teater Indonesia tersebut diatas,dan khususnya bagi Isteri beliau Jajang C. Noer dengan pesan Salam Kenal karena belum pernah ketemu, koleksi unik ini sebenarnya lebih afdol disimpan oleh Mbak Jajang dan keluarga besar sang maestro , BILA  dengan mahar yang  setimpal , pasti Dr iwan  akan mempertimbangkan koleksi langka dan hanya satu-satunya ini dapat pindah rumah ke museum keluarga Besar almarhum .

2. Pameran ini dimaksud juga agar para pencinta teater Indonesia ,khusus generasi muda, contohlah keteladanan sang maestro dalam perjuang untuk menciptakan kreasi yang dapat setingkat dengan negara lain khususnya Asian. dan tentunya pada akhirnya dunia khususnya Tiongkok dan jepang dikawasan Asia.

Selesai@hakcipta Dr Iwan suwandy,MHA

About these ads

About iwansuwandy

I am a retired Medical doctor
This entry was posted in museum duniamaya Dr Iwan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s